Sleman (MTsN 8 Sleman) – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di MTsN 8 Sleman pada Kamis (22/10/2026) diwarnai dengan kegiatan potong tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas rahmat dan karunia Allah Swt. Kegiatan ini dilaksanakan setelah rangkaian apel peringatan Hari Santri, salat istiska, dan rapat koordinasi madrasah. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan mewarnai kegiatan yang menjadi ungkapan syukur seluruh warga madrasah dalam memperingati momentum istimewa tersebut.
Sebelum prosesi pemotongan tumpeng, H. Jumanudin, M.Pd.I., terlebih dahulu memimpin doa. Doa dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah Swt. atas segala nikmat yang telah diberikan sekaligus harapan agar keluarga besar MTsN 8 Sleman senantiasa memperoleh keberkahan, kesehatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas pendidikan. Seluruh warga madrasah mengikuti momen tersebut dengan penuh khidmat.
Potong tumpeng menjadi simbol rasa syukur sekaligus sarana mempererat kebersamaan di antara guru dan tenaga kependidikan MTsN 8 Sleman. Momentum Hari Santri tidak hanya dimaknai sebagai peringatan sejarah perjuangan para santri, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat nilai keimanan, kebersamaan, dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas masing-masing.

Rangkaian kegiatan Hari Santri di MTsN 8 Sleman diawali dengan apel peringatan yang dipimpin oleh Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., sebagai pembina apel. Dalam kegiatan tersebut, amanat Menteri Agama Republik Indonesia dibacakan dengan mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Usai apel, warga madrasah melaksanakan salat istiska sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan kepada Allah Swt.
Selain kegiatan keagamaan, MTsN 8 Sleman juga menggelar rapat koordinasi untuk membahas agenda penting madrasah, di antaranya persiapan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) pada November 2026 dan kelengkapan dokumen Zona Integritas (ZI). Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan program dan administrasi madrasah berjalan dengan baik serta seluruh tugas dapat ditindaklanjuti sesuai prioritas.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., mengharapkan momentum Hari Santri dapat memperkuat rasa syukur sekaligus meningkatkan semangat pengabdian seluruh warga madrasah. “Peringatan ini menjadi pengingat bahwa setiap amanah perlu dijalankan dengan keikhlasan, kebersamaan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam menjalankan tugas pendidikan maupun dalam membangun hubungan yang harmonis di lingkungan madrasah”, tuturnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peringatan Hari Santri Nasional 2026 di MTsN 8 Sleman menjadi momentum untuk memadukan nilai spiritual, kebersamaan, dan tanggung jawab dalam bekerja. Doa bersama dan potong tumpeng menjadi ungkapan syukur atas nikmat Allah Swt., sekaligus harapan agar MTsN 8 Sleman senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan program, keberhasilan dalam mendidik murid, serta keberkahan dalam setiap pengabdian. (adp)
Tinggalkan Komentar