Sleman (MTsN 8 Sleman) – MTsN 8 Sleman menggelar apel pagi yang dirangkai dengan pembacaan komitmen pencegahan kenakalan remaja, kekerasan, dan paham radikalisme pada Senin (28/9/2026) di halaman madrasah. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas Instruksi Bupati Sleman Nomor 400.2.4.1/0099/2026 tanggal 13 Agustus 2026 tentang Pencegahan Kenakalan Remaja, Kekerasan, dan Paham Radikalisme bagi Peserta Didik di Kabupaten Sleman.
Pembacaan komitmen tersebut diwakili oleh Hilmy Abdurrahman Mubarak, murid kelas IXA, yang bertindak sebagai perwakilan seluruh murid MTsN 8 Sleman. Dengan penuh percaya diri, Hilmy membacakan komitmen sebagai bentuk tekad bersama untuk menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan bebas dari berbagai bentuk perilaku negatif.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., memberikan tanggapan sekaligus penguatan terhadap komitmen yang telah dibacakan. Ia menegaskan bahwa komitmen tersebut tidak boleh berhenti sebagai ikrar semata, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.
“Komitmen yang telah dibacakan harus menjadi pedoman bagi seluruh murid dalam bersikap dan bertindak. Jauhi segala bentuk kenakalan remaja, kekerasan, dan paham radikalisme. Jadilah generasi yang berakhlak mulia, saling menghargai, serta mampu menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan madrasah,” pesan Agus Sholeh.
Lebih lanjut, Agus mengingatkan pentingnya membangun pergaulan yang sehat, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan sikap toleransi dan kepedulian terhadap sesama. Ia juga mengajak seluruh warga madrasah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi beragama.
Pembacaan komitmen ini menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus meningkatkan kesadaran murid terhadap berbagai tantangan pergaulan remaja. Melalui kegiatan tersebut, seluruh murid diharapkan mampu membentengi diri dari pengaruh negatif, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di media sosial.
Dengan adanya komitmen bersama ini, MTsN 8 Sleman terus berupaya mewujudkan madrasah yang aman, ramah anak, dan bebas dari kekerasan serta paham radikalisme. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud dukungan madrasah terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia. (adp)
Tinggalkan Komentar