Sleman (MTsN 8 Sleman) โ Panitia kurban MTsN 8 Sleman melakukan berbagai persiapan untuk pentasyarufan hewan kurban pada Selasa (26/5/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan madrasah ini melibatkan guru dan tenaga kependidikan yang tergabung dalam panitia kurban. Persiapan dilakukan agar proses penyaluran hewan kurban dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan tepat sasaran.
Tahun ini, MTsN 8 Sleman akan mentasyarufkan sebanyak 12 ekor kambing kurban kepada masjid dan lembaga pendidikan di sekitar madrasah. Sebelum didistribusikan, seluruh hewan kurban diperiksa kembali kondisinya untuk memastikan dalam keadaan sehat dan layak disalurkan. Panitia juga melakukan pendataan penerima serta mengatur teknis pengiriman agar seluruh hewan kurban dapat diterima dengan baik oleh masing-masing lokasi tujuan.
Ketua panitia, Rini Sri Hastuti, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan pentasyarufan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus sarana mempererat hubungan antara madrasah dan masyarakat. “Melalui penyaluran hewan kurban, MTsN 8 Sleman berharap manfaat ibadah kurban dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran bagi siswa tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama”, ujarnya.
Adapun hewan kurban tersebut akan disalurkan ke wilayah Jobohan, Pelemsari, Kringinan Tirtomartani, Randugunting, Ngoro-oro, Nglengkong Sambirejo, Candirejo Bokoharjo, Berintikan Tirtomartani, Dawangsari Sambirejo, dan Mutihan Madurejo. Selain itu, hewan kurban juga akan diberikan kepada SD Rejondani dan MI Sanalul Ula. Penyaluran ini merupakan bentuk kepedulian sosial MTsN 8 Sleman kepada masyarakat dan lembaga pendidikan yang berada di sekitar madrasah.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan pentasyarufan. Menurutnya, ibadah kurban bukan hanya tentang penyembelihan hewan, tetapi juga tentang menumbuhkan rasa peduli, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama. Beliau berharap hewan kurban yang disalurkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat penerima.
Lebih lanjut, Agus Sholeh menegaskan bahwa kegiatan pentasyarufan hewan kurban merupakan salah satu bentuk pengabdian madrasah kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, MTsN 8 Sleman berupaya menanamkan nilai-nilai keikhlasan, gotong royong, dan kepedulian sosial kepada seluruh warga madrasah. Diharapkan keberkahan ibadah kurban dapat dirasakan oleh para pekurban, penerima manfaat, serta seluruh keluarga besar MTsN 8 Sleman.ย (adp)
Tinggalkan Komentar