Sleman (MTsN 8 Sleman) โ Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., memberikan briefing dan pembinaan kepada Bapak/Ibu guru serta pegawai tata usaha pada Jumat, 4 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang guru MTsN 8 Sleman.
Dalam sambutannya, Agus Sholeh menyampaikan sejumlah arahan dan pembinaan kepada seluruh guru dan pegawai. Kegiatan briefing menjadi salah satu sarana untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kedisiplinan, serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan berbagai program dan kegiatan madrasah.
Kepala madrasah juga mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kerja sama dan memberikan pelayanan terbaik dalam mendukung proses pendidikan di MTsN 8 Sleman. Sinergi antara guru dan tenaga kependidikan dinilai penting agar setiap program madrasah dapat berjalan secara terarah dan optimal.
Pada kesempatan yang sama, Arwani Munib selaku Waka Kurikulum menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan kokurikuler yang akan dilaksanakan pada Senin sampai Jumat, 7โ11 September 2026. Kegiatan kokurikuler tersebut mengusung tema yang berbeda pada setiap jenjang kelas sesuai dengan karakteristik dan tujuan pembelajaran peserta didik.
Untuk kelas 7, kegiatan mengangkat tema โAku dan Masa Depankuโ. Tema ini diarahkan untuk membantu peserta didik mengenali potensi diri, cita-cita, serta merancang langkah untuk mencapai masa depan yang diharapkan.
Sementara itu, kelas 8 mengusung tema โSaking Madyadesta, Nyiprat Nuswantaraโ. Dalam kegiatan ini, peserta didik akan berkreasi melalui seni tari dengan melibatkan kerja sama dalam tim, mulai dari proses penciptaan tari hingga persiapan berbagai kebutuhan pendukung penampilan.
Adapun kelas 9 mengangkat tema โLingkunganku Sehat, Hidupku Kuatโ dengan kegiatan batik bahan alam. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan sekaligus mengembangkan kreativitas melalui pemanfaatan bahan-bahan alami dalam pembuatan karya batik.
Melalui kegiatan kokurikuler tersebut, MTsN 8 Sleman berupaya memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, kreatif, dan bermakna. Selain mengembangkan pengetahuan dan keterampilan, kegiatan juga diharapkan mampu membangun karakter, kerja sama, tanggung jawab, kreativitas, serta kepedulian peserta didik terhadap lingkungan dan budaya.
Briefing ditutup dengan penguatan koordinasi agar seluruh unsur madrasah dapat mempersiapkan dan mendukung pelaksanaan kegiatan kokurikuler dengan sebaik-baiknya. (um)
Tinggalkan Komentar