Sleman (MTsN 8 Sleman) – Tim Kurikulum MTsN 8 Sleman berhasil merampungkan proses pencetakan ijazah bagi siswa kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, yakni Selasa hingga Rabu (28–29/7/2026), di ruang Waka MTsN 8 Sleman.
Pencetakan ijazah dilakukan secara cermat dan teliti untuk memastikan seluruh data peserta didik sesuai dengan dokumen resmi yang telah diverifikasi. Tim kurikulum melakukan pengecekan identitas, nilai, serta kelengkapan data sebelum ijazah dicetak agar tidak terjadi kesalahan administrasi yang dapat menghambat proses penerbitan dokumen kelulusan.
Waka Kurikulum MTsN 8 Sleman, Muhammad Arwani Munib, S.Th.I., menjelaskan bahwa proses pencetakan ijazah merupakan tahapan penting yang memerlukan ketelitian tinggi. Seluruh tahapan dikerjakan sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku sehingga ijazah yang diterbitkan memiliki keabsahan administrasi dan siap diserahkan kepada para lulusan.
“Ijazah merupakan dokumen negara yang sangat penting bagi peserta didik. Oleh karena itu, setiap data harus dipastikan benar dan sesuai dengan dokumen yang telah diverifikasi. Kami berupaya semaksimal mungkin agar proses pencetakan berjalan lancar, akurat, dan selesai tepat waktu,” ujar Muhammad Arwani Munib.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., mengapresiasi kerja keras Tim Kurikulum yang telah menyelesaikan proses pencetakan ijazah dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, ketelitian dan kerja sama seluruh tim menjadi kunci dalam memberikan pelayanan administrasi yang berkualitas kepada para lulusan.
“Kami berharap seluruh proses penerbitan ijazah berjalan tanpa kendala sehingga dokumen dapat segera diterima oleh para siswa. Pelayanan administrasi yang baik merupakan bagian dari komitmen MTsN 8 Sleman dalam memberikan layanan pendidikan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan peserta didik,” tutur Agus Sholeh.
Rampungnya pencetakan ijazah menjadi salah satu bentuk komitmen MTsN 8 Sleman dalam memberikan pelayanan administrasi yang cepat, tepat, dan berkualitas. Madrasah terus berupaya menjaga akurasi setiap dokumen akademik sebagai wujud tanggung jawab kepada peserta didik, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan. (adp)
Tinggalkan Komentar