Sleman (MTsN 8 Sleman) – Suasana khidmat terasa di Masjid Nurul Ummah MTsN 8 Sleman saat siswa kelas VIII MTsN 8 Sleman mengikuti Kajian Menjelang Buka Puasa dalam rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 Hijriah pada Kamis (12/03/2026). Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Rois Sahirul Alim, S.Ag. sebagai penceramah yang menyampaikan tausiyah menjelang waktu berbuka puasa.
Dalam kajiannya, Ustadz Rois menyampaikan materi tentang tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah SWT pada hari kiamat, sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Materi tersebut disampaikan dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami sehingga para siswa dapat mengambil pelajaran dari setiap golongan yang disebutkan.
Ustadz Rois menjelaskan bahwa golongan pertama adalah pemimpin yang adil (Imamun ‘Adil), yakni pemimpin yang amanah, mengurus orang yang dipimpinnya dengan baik, serta menegakkan keadilan. Kepemimpinan tersebut tidak hanya berlaku dalam skala besar seperti negara, tetapi juga dalam lingkup kecil seperti keluarga maupun organisasi.
Golongan berikutnya adalah seseorang yang mampu menjaga dirinya dari perbuatan maksiat, meskipun memiliki kesempatan untuk melakukannya. Ia menolak ajakan tersebut karena rasa takut kepada Allah SWT.
Selain itu, terdapat pula pemuda yang tumbuh dalam ketaatan kepada Allah, yaitu mereka yang sejak usia muda telah terbiasa menjalankan ibadah dan menjauhi larangan-Nya. Kemudian orang yang hatinya terpaut dengan masjid, yakni seseorang yang selalu rindu untuk kembali ke masjid setelah keluar darinya.
Selanjutnya adalah dua orang yang saling mencintai karena Allah, yang menjalin hubungan persahabatan atas dasar keimanan. Ada pula orang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan tangan kanannya. Golongan terakhir adalah orang yang mengingat Allah dalam kesendirian hingga meneteskan air mata, sebagai tanda ketulusan dan kedalaman iman.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Rois mengajak para siswa untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah. “Ketujuh golongan ini menunjukkan bahwa kemuliaan di sisi Allah tidak hanya karena banyaknya amal, tetapi juga karena keikhlasan, ketakwaan, dan akhlak yang baik. Semoga kita semua bisa berusaha menjadi bagian dari golongan yang mendapatkan naungan Allah,” tutur Ustadz Rois.
Sementara itu, Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan kajian menjelang berbuka puasa merupakan bagian dari upaya madrasah dalam memperkuat pendidikan karakter dan spiritual siswa selama bulan Ramadhan. “Kegiatan Pesantren Ramadhan ini kami rancang agar siswa tidak hanya menjalankan ibadah puasa, tetapi juga mendapatkan penguatan nilai-nilai keimanan dan akhlak. Melalui kajian seperti ini, diharapkan para siswa dapat mengambil hikmah dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Kegiatan kajian menjelang berbuka puasa ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Pesantren Ramadhan MTsN 8 Sleman. Setelah kajian selesai, para siswa melanjutkan kegiatan dengan berbuka puasa bersama dan melaksanakan shalat Maghrib berjamaah di Masjid Nurul Ummah MTsN 8 Sleman. Suasana kebersamaan dan kekhusyukan ibadah Ramadhan pun semakin terasa di lingkungan madrasah. (idw)
Tinggalkan Komentar