Sleman (MTsN 8 Sleman) – Penampilan memukau ditunjukkan oleh Adelia Putri Martha, siswi kelas IX C MTsN 8 Sleman, dalam ajang Lomba Fashion Show Batik yang digelar di MA Raudatul Mutaqin pada Sabtu (8/11/2025). Dengan penuh percaya diri, Adelia melangkah di atas catwalk mengenakan busana hasil karya sendiri yang memadukan tiga teknik batik: jumputan, ciprat, dan tulis.
Busana batik yang dikenakan Adelia tampil elegan dan anggun dengan perpaduan warna-warna soft yang menawan. Setiap motif dan corak pada kainnya memperlihatkan ketelitian serta kreativitas tinggi, mencerminkan kemampuan siswa MTsN 8 Sleman dalam mengolah seni batik menjadi karya bernilai estetika tinggi. Keanggunan langkah dan ekspresi percaya diri Adelia di atas panggung membuat penampilannya tampak sempurna.
Paduan teknik jumputan yang lembut, ciprat yang dinamis, dan batik tulis yang detail berhasil menciptakan harmoni visual yang indah. Tidak hanya menonjol dari sisi desain, karya ini juga menunjukkan keberhasilan siswa dalam memahami filosofi dan karakter batik sebagai warisan budaya Indonesia. Adelia tampak menikmati setiap langkahnya di atas panggung, seolah menyampaikan pesan bahwa batik dapat menjadi wujud ekspresi diri generasi muda.
Para juri dan penonton yang hadir pun tampak terpukau melihat penampilan Adelia. Busana dengan kombinasi warna pastel dan corak lembut itu mendapat banyak apresiasi karena dinilai mampu menghadirkan kesan anggun tanpa kehilangan sentuhan tradisional. “Batik ini bukan hanya indah, tetapi juga hidup. Terlihat jelas bahwa pembuatnya mencurahkan hati dalam setiap goresan,” komentar salah satu juri usai penampilan.
Keberanian Adelia tampil mengenakan hasil karya sendiri menjadi bukti nyata bahwa siswa MTsN 8 Sleman tidak hanya belajar membuat batik, tetapi juga menjiwai nilai-nilai seni dan budaya di dalamnya. Melalui ajang ini, Adelia menunjukkan bahwa batik bukan sekadar busana, melainkan simbol kepercayaan diri, kreativitas, dan kebanggaan terhadap budaya lokal.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., menyampaikan rasa bangganya atas penampilan siswanya yang luar biasa. “Adelia telah memberikan contoh bahwa karya batik bisa menjadi media untuk mengekspresikan jati diri. Kami sangat bangga, karena siswa kami mampu tampil percaya diri membawa nama madrasah melalui karya mereka sendiri,” ujarnya dengan penuh apresiasi. (adp)
Tinggalkan Komentar