Sleman (MTsN 8 Sleman)-Sebanyak 118 guru yang terdiri atas PNS dan PPPK lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2025 batch 1, 2, dan 3 mengikuti kegiatan bertajuk “Penguatan Profesionalitas Guru Melalui Refleksi dan Pemenuhan Hak Guru” pada Selasa (12/05/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Lantai 3 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman.
Acara berlangsung khidmat dengan diawali doa bersama melalui pembacaan basmalah, kemudian dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen para guru untuk terus meningkatkan kualitas diri sebagai pendidik profesional.
Dalam sambutannya, Tri Wahyuni, S.Pd. selaku PLT Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa pemenuhan hak guru hendaknya menjadi dorongan untuk semakin meningkatkan kualitas pengabdian di dunia pendidikan.
“Ketika hak sebagai guru sudah diterima, maka harus semakin semangat dan ada perubahan yang lebih baik dalam menjalankan profesi sebagai seorang guru,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabuoaten Sleman, H. Nadhif, S.Ag., M.S.I., turut memberikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru Tahun 2025. Ia berharap keberhasilan tersebut membawa keberkahan dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Selamat atas kelulusan PPG, semoga penuh barokah. Bapak dan Ibu guru juga perlu lebih fokus dan lebih baik lagi dalam menjalankan tugas sebagai seorang guru,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan suasana pembelajaran yang menyenangkan sehingga guru dapat menjadi sosok yang dirindukan peserta didik.
“Guru yang profesional harus mampu menghadirkan kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan sehingga dirindukan muridnya. Semoga Bapak dan Ibu semakin istiqomah dalam bekerja,” tambahnya.
Salah satu peserta kegiatan, Muflikhatun Ni’mah, S.Pd., Guru Bahasa Inggris dari MTsN 8 Sleman, mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya setelah berhasil lulus Pendidikan Profesi Guru Tahun 2025.
“Saya sangat bangga dan senang karena bisa dan sudah lulus dari Pendidikan Profesi Guru 2025. Meskipun dilaksanakan secara online, tetapi tetap ada rasa deg-degan ketika mengerjakan tugas yang hampir deadline, menghadapi ujian akhir, dan saat praktik mengajar,” ungkapnya.
Ia berharap tunjangan profesi guru (TPG) yang diterimanya dapat menjadi penyemangat untuk semakin meningkatkan kualitas pengabdian sebagai pendidik.
“Semoga dengan cairnya TPG, saya lebih semangat dan lebih baik lagi dalam mengajar, mendampingi murid dalam belajar, dan yang utama lebih berkah serta bermanfaat dalam menjalankan tugas di dunia pendidikan, khususnya di madrasah,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para guru madrasah semakin termotivasi untuk menjaga profesionalitas, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan. (nss)
Tinggalkan Komentar