Sleman (MTsN 8 Sleman) – MTsN 8 Sleman menggelar rapat koordinasi untuk membahas sejumlah agenda penting yang perlu segera ditindaklanjuti pada Kamis (22/10/2026) di aula madrasah. Rapat ini menjadi sarana koordinasi untuk memastikan persiapan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) pada November 2026 berjalan optimal, sekaligus mempercepat pemenuhan dokumen Zona Integritas (ZI). Selain itu, rapat membahas perkembangan sejumlah program madrasah yang telah terlaksana dengan lancar dan baik.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., menekankan pentingnya keseriusan dan tanggung jawab setiap koordinator dalam menindaklanjuti agenda yang telah dibahas. Menurutnya, persiapan yang matang dan koordinasi yang baik menjadi kunci agar seluruh kegiatan madrasah dapat terlaksana secara optimal. “Saya berharap setiap koordinator segera menindaklanjuti tugas dan tanggung jawabnya bersama anggota masing-masing. Persiapan PKKM dan kelengkapan dokumen Zona Integritas harus menjadi perhatian bersama agar semuanya dapat diselesaikan tepat waktu, tertib, dan sesuai dengan ketentuan,” pesannya.
Salah satu agenda utama rapat adalah persiapan PKKM yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Setiap koordinator diminta segera mengumpulkan bukti fisik sesuai dengan komponen penilaian yang menjadi tanggung jawabnya bersama anggota masing-masing. Kelengkapan dokumen perlu dipastikan sejak dini agar seluruh bukti pendukung dapat ditata secara sistematis, diperiksa kembali, dan siap digunakan pada saat pelaksanaan penilaian.
Pembahasan berikutnya berkaitan dengan kelengkapan dokumen Zona Integritas (ZI). Setiap bagian yang bertanggung jawab diharapkan segera menindaklanjuti dokumen dan bukti dukung yang masih perlu dilengkapi. Agus Sholeh juga mengingatkan bahwa kelengkapan administrasi harus mencerminkan pelaksanaan program yang nyata, sehingga dokumentasi yang disiapkan benar-benar sesuai dengan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh madrasah.
Dalam rapat tersebut, turut dibahas sejumlah program yang telah berjalan dengan lancar dan baik, yaitu Tahfidz Berkhidmat, Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS), PP TKA/TKAD, serta Survei Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Pelaksanaan program-program tersebut menjadi bagian dari upaya MTsN 8 Sleman dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran, penguatan karakter murid, serta pengembangan layanan pendidikan yang berkualitas.
Program Tahfidz Berkhidmat yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan SD Negeri Pelemsari dan SD Negeri Bokoharjo menjadi salah satu bentuk pengabdian murid kelas tahfidz dalam pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTAQ). Sementara itu, pelaksanaan ASTS berjalan dengan baik sebagai bagian dari evaluasi ketercapaian tujuan pembelajaran. Adapun PP TKA/TKAD dan Survei Implementasi KBC juga telah terlaksana dengan lancar sesuai agenda yang direncanakan.
Agus Sholeh mengapresiasi kerja sama seluruh warga madrasah dalam mendukung kelancaran berbagai program tersebut. Ia berharap capaian positif ini dapat dipertahankan sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan berikutnya. “Program yang sudah berjalan dengan baik harus terus dijaga kualitasnya. Saya mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk tetap solid, saling mendukung, serta memastikan setiap kegiatan memiliki dokumentasi yang lengkap. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat menyelesaikan agenda madrasah sekaligus meningkatkan mutu pelayanan pendidikan kepada murid,” ungkapnya.
Melalui rapat koordinasi ini, MTsN 8 Sleman berupaya memastikan setiap agenda penting mendapatkan perhatian dan tindak lanjut sesuai prioritas. Seluruh koordinator beserta anggota diharapkan segera menyelesaikan tugas masing-masing, menjaga komunikasi, dan memperkuat kerja sama. Dengan persiapan PKKM yang matang, kelengkapan dokumen Zona Integritas, serta pelaksanaan program yang terus terjaga kualitasnya, MTsN 8 Sleman berkomitmen meningkatkan mutu tata kelola dan pelayanan pendidikan bagi seluruh murid. (adp)
Tinggalkan Komentar