Sleman (MTsN 8 Sleman) – Program Tahfidz Berkhidmat MTsN 8 Sleman yang bekerja sama dengan SD Negeri Pelemsari dan SD Negeri Bokoharjo kembali dilaksanakan secara rutin pada Selasa (20/10/2026). Program ini menjadi wadah bagi murid kelas tahfidz MTsN 8 Sleman untuk mempraktikkan ilmu membaca dan menulis Al-Qur’an (BTAQ) dengan mengajar adik-adik di sekolah dasar. Dalam pelaksanaannya, para murid MTsN 8 Sleman tampak semakin terbiasa menjalankan peran sebagai kakak pembimbing, sekaligus menunjukkan kedekatan dengan murid-murid yang mereka dampingi.
Suasana pembelajaran berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Para murid MTsN 8 Sleman membimbing adik-adik SD dalam belajar BTAQ dengan pendekatan yang bersahabat sehingga kegiatan terasa lebih menyenangkan. Kebiasaan bertemu dan belajar bersama membuat hubungan antara kakak pembimbing dan murid sekolah dasar semakin dekat, sehingga proses pendampingan dapat berlangsung lebih nyaman.
Pada pelaksanaan kali ini, kegiatan Tahfidz Berkhidmat tidak melibatkan murid kelas IXA karena bersamaan dengan pelaksanaan PP TKA-TKAD Tahap 1. Meskipun demikian, kegiatan tetap berjalan lancar dengan keterlibatan murid kelas tahfidz lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa program tersebut telah menjadi kegiatan pembiasaan yang dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan agenda akademik madrasah.

Salah satu guru pendamping, Eti Maryati, S.Pd.I., menyampaikan bahwa murid-murid SD mulai akrab dengan kakak-kakak dari MTsN 8 Sleman. Menurutnya, kedekatan tersebut menjadi perkembangan positif karena dapat membantu menciptakan suasana belajar yang lebih santai dan menyenangkan. “Anak-anak SD sekarang sudah mulai akrab dan terbiasa dengan kakak-kakak dari MTsN 8 Sleman. Mereka semakin mengenal kakak pembimbingnya sehingga kegiatan belajar dapat berlangsung dengan lebih nyaman,” ungkapnya.
Pengalaman mengajar secara langsung juga memberikan manfaat bagi murid MTsN 8 Sleman. Dafa, murid kelas VIIIA, mengungkapkan rasa senang sekaligus bangganya karena dapat membagikan ilmu yang diperoleh di madrasah kepada adik-adik di sekolah dasar. “Saya merasa senang dan bangga bisa mengajarkan ilmu yang saya dapatkan di MTsN 8 Sleman kepada adik-adik di SD. Melalui kegiatan ini, saya juga belajar untuk lebih sabar dalam membimbing dan menjelaskan materi agar adik-adik lebih mudah memahami pelajaran,” tuturnya.
Program Tahfidz Berkhidmat tidak hanya menjadi sarana untuk mengamalkan ilmu, tetapi juga membentuk karakter murid agar memiliki kepedulian sosial, tanggung jawab, kesabaran, dan semangat berbagi. Melalui kegiatan ini, murid MTsN 8 Sleman memperoleh pengalaman nyata dalam mengajarkan ilmu agama sekaligus melatih kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan anak-anak yang lebih muda.
Melalui kerja sama dengan SD Negeri Pelemsari dan SD Negeri Bokoharjo, MTsN 8 Sleman berharap program Tahfidz Berkhidmat dapat terus berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Selain membantu meningkatkan kemampuan BTAQ murid sekolah dasar, program ini menjadi wujud nyata pembelajaran tahfidz yang berdampak bagi masyarakat. Dengan demikian, ilmu yang diperoleh di madrasah tidak hanya dipelajari, tetapi juga diamalkan dan dibagikan kepada sesama. (adp)
Tinggalkan Komentar