Sleman (MTsN 8 Sleman) – Menyambut Hari Batik Nasional, guru dan pegawai MTsN 8 Sleman mengikuti kegiatan kreatif membuat batik lurik di lingkungan madrasah. Kegiatan berlangsung penuh antusias dan menjadi kesempatan bagi keluarga besar MTsN 8 Sleman untuk mengenal lebih dekat proses pembuatan batik. Suasana kebersamaan dan keceriaan tampak saat para guru dan pegawai mencoba langsung teknik membatik. Kegiatan dilaksanakan tidak berbarengan yakni sesuai jadwal guru yang tidak ada jam mengajar.
Pada Rabu (16/9/2026) beberapa guru pegawai mulai tahap awal yakni mengecap kain dengan alat cap yang sudah disiapkan. Para guru dan pegawai secara bergantian mencoba memberikan cap pada kain dengan mengikuti pola yang telah ditentukan. Teknik tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus memperkenalkan proses sederhana dalam menghasilkan karya batik yang memiliki nilai seni dan budaya.
Guru Batik MTsN 8 Sleman, Rochmad Rapih Raharjo, S.Pd., memberikan pendampingan selama kegiatan berlangsung. Ia menjelaskan langkah-langkah pengecapan serta memberikan arahan agar hasil cap pada kain tetap rapi dan membentuk motif yang diharapkan. Menurutnya, kegiatan praktik secara langsung dapat menjadi cara menyenangkan untuk mengenalkan dan melestarikan budaya batik.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya membuat kain bermotif batik, tetapi juga belajar mengenal proses dan nilai budaya yang ada di balik batik. Teknik mengecap relatif mudah dilakukan, sehingga semua peserta dapat mencoba dan menikmati prosesnya,” jelas Rochmad.
Antusiasme guru dan pegawai terlihat ketika mereka mulai mengecap motif pada kain. Meskipun dilakukan dengan suasana santai, setiap peserta tetap berusaha memperhatikan posisi cap dan tekanan tangan agar motif yang dihasilkan tampak jelas dan teratur.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi keluarga besar MTsN 8 Sleman terhadap batik sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia. Semangat melestarikan batik tidak hanya diwujudkan dengan mengenakan batik, tetapi juga melalui pengalaman mengenal dan mempraktikkan proses pembuatannya.
Melalui kegiatan kreatif tersebut, MTsN 8 Sleman berharap kecintaan terhadap batik semakin tumbuh di lingkungan madrasah. Selain menghasilkan karya, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan guru dan pegawai sekaligus menyambut Hari Batik Nasional dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. (adp)
Tinggalkan Komentar