Sleman (MTsN 8 Sleman) – Dalam rangka memperkuat pemahaman murid terhadap pentingnya menjaga lingkungan, MTsN 8 Sleman menjalin koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman. Koordinasi tersebut dilakukan melalui kunjungan tim DLH Kabupaten Sleman yang diterima oleh Waka Kurikulum Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., bersama Waka Kurikulum Muhammad Arwani Munib, S.Th.I., pada Jumat (11/9/2026) di ruang Waka MTsN 8 Sleman.
Kedatangan tim DLH Kabupaten Sleman merupakan bagian dari persiapan rangkaian kegiatan kokurikuler MTsN 8 Sleman, khususnya bagi murid kelas IX. Pada kegiatan kokurikuler tersebut, kelas IX mengangkat tema “Lingkunganku Sehat Badanku Kuat” yang menitikberatkan pada kepedulian terhadap lingkungan dan penerapan perilaku hidup bersih.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, DLH Kabupaten Sleman akan memberikan materi edukasi mengenai sampah kepada murid kelas IX. Materi diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai jenis-jenis sampah, dampak sampah terhadap lingkungan, serta pentingnya pengelolaan sampah secara tepat sejak dari sumbernya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., memberikan sambutan sekaligus menyampaikan apresiasi atas kedatangan tim DLH Kabupaten Sleman. Menurutnya, kolaborasi dengan instansi terkait menjadi kesempatan bagi madrasah untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata dan kontekstual kepada murid.
“Kami menyambut baik kehadiran DLH Kabupaten Sleman di MTsN 8 Sleman. Semoga melalui kegiatan ini anak-anak mendapatkan wawasan tentang lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, sehingga mereka tidak hanya memahami secara teori tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Agus.
Waka Kurikulum MTsN 8 Sleman, Muhammad Arwani Munib, S.Th.I., menyampaikan bahwa keterlibatan DLH Kabupaten Sleman menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kokurikuler kelas IX. Materi yang akan diberikan diharapkan dapat memperkaya pengetahuan murid mengenai persoalan sampah yang ada di lingkungan sekitar.
DLH Kabupaten Sleman nantinya akan memberikan edukasi mengenai sampah, mulai dari jenis-jenis sampah, dampaknya terhadap lingkungan, hingga pentingnya pengelolaan sampah secara tepat sejak dari sumbernya. Materi tersebut diharapkan dapat mendorong murid untuk memiliki kesadaran dalam mengurangi, memilah, dan mengelola sampah.
Menurut Munib, kegiatan kokurikuler tidak hanya diarahkan pada penyelesaian tugas, tetapi juga menjadi ruang bagi murid untuk menghubungkan pembelajaran dengan berbagai persoalan yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang bermakna bagi murid sekaligus menumbuhkan kepedulian mereka terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” tuturnya.
Kunjungan dan koordinasi tersebut menjadi langkah awal dalam mempersiapkan kegiatan edukasi lingkungan bagi murid kelas IX. Melalui sinergi MTsN 8 Sleman dengan DLH Kabupaten Sleman, kegiatan kokurikuler diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya sehat dan peduli, tetapi juga memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan. (adp)
Tinggalkan Komentar