Sleman (MTsN 8 Sleman) โ MTsN 8 Sleman menggelar kegiatan kokurikuler bagi seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX dengan menerapkan sistem blok. Kegiatan yang berlangsung mulai Senin (7/9/2026) hingga Jumat (11/9/2026) tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang kontekstual sekaligus mengembangkan potensi, kreativitas, dan keterampilan siswa.
Kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin oleh Waka Bidang Kurikulum MTsN 8 Sleman, Muhammad Arwani Munib, S.Th.I. Dalam sambutannya, Munib menyampaikan teknik dan mekanisme pelaksanaan kokurikuler kepada seluruh siswa agar setiap kegiatan dapat diikuti dengan tertib, aktif, dan penuh tanggung jawab.
โKegiatan kokurikuler ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar melalui pengalaman secara langsung. Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, karena setiap proses yang dilakukan akan memberikan pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat,โ pesan Munib.
Kelas VII mengusung tema โAku dan Masa Depankuโ. Melalui tema tersebut, siswa diajak mengenali potensi diri, menggali minat, serta mulai memetakan cita-cita dan rencana masa depan. Untuk memperluas wawasan siswa, madrasah menghadirkan Guest Teacher yang berasal dari orang tua/wali murid dengan berbagai latar belakang profesi sehingga siswa dapat memperoleh inspirasi langsung dari pengalaman mereka.
Sementara itu, kelas VIII mengangkat tema โSaking Madyadesta Nyiprat Nuswantaraโ. Dalam kegiatan ini, siswa ditantang untuk mengembangkan kreativitas seni melalui pembuatan tari kreasi baru yang terinspirasi dari Batik Ciprat, salah satu ciri khas dan identitas keterampilan MTsN 8 Sleman.
Adapun kelas IX mengusung tema โLingkunganku Sehat, Hidupku Kuatโ. Siswa diarahkan untuk menghasilkan karya batik cap ciprat dengan memanfaatkan bahan-bahan daur ulang dan bahan alami. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengembangkan keterampilan siswa dalam mengolah bahan menjadi karya kreatif dan bernilai.
Setiap kelas dalam pelaksanaan kokurikuler akan didampingi oleh dua fasilitator yang bertugas membimbing, mengarahkan, dan mendampingi siswa selama proses kegiatan. Dengan sistem blok ini, siswa memiliki kesempatan untuk belajar secara lebih fokus, kolaboratif, dan menghasilkan karya sesuai tema yang telah ditentukan.
Kegiatan kokurikuler yang berlangsung selama lima hari ini diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap pembelajaran di kelas, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk menemukan potensi diri, mengembangkan kreativitas, bekerja sama, serta membangun karakter. Melalui berbagai tema yang berbeda di setiap jenjang, MTsN 8 Sleman berupaya menghadirkan pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan dekat dengan kehidupan siswa. (adp)
Tinggalkan Komentar