Sleman (MTsN 8 Sleman) – MTsN 8 Sleman menerima Piagam Penghargaan sebagai Satuan Kerja dengan Capaian Sangat Baik atas 100% Pembayaran Non Tunai melalui Cash Management System (CMS) Rekening Virtual dalam lingkup Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Yogyakarta.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala KPPN Yogyakarta, Sidik Haryadi, dalam kegiatan Stakeholder’s Day Triwulan III Tahun 2026 bertajuk “Apresiasi Kinerja APBN: Melangkah Bersama Next Treasury Menuju Pengelolaan Keuangan Andal”, Kamis (27/08/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Prambanan, Gedung Keuangan Negara Yogyakarta.
MTsN 8 Sleman menjadi salah satu satuan kerja yang mendapatkan apresiasi dari KPPN Yogyakarta atas capaian 100% pembayaran non tunai melalui Cash Management System (CMS) Rekening Virtual. Capaian tersebut menunjukkan komitmen satuan kerja dalam menerapkan transaksi keuangan yang lebih tertib, transparan, efisien, dan akuntabel dalam pengelolaan anggaran negara.
Kegiatan Stakeholder’s Day Triwulan III Tahun 2026 dihadiri oleh perwakilan satuan kerja mitra KPPN Yogyakarta, baik secara luring maupun daring. Forum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi sekaligus memberikan apresiasi terhadap kinerja satuan kerja dalam pengelolaan APBN.
Penerapan pembayaran non tunai melalui CMS Rekening Virtual merupakan bagian dari transformasi pengelolaan keuangan pemerintah. Sistem tersebut mendukung proses transaksi yang terdokumentasi secara elektronik sehingga memudahkan pengelolaan, pemantauan, dan pertanggungjawaban keuangan satuan kerja.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima madrasah. “Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi MTsN 8 Sleman untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan. Capaian 100% pembayaran non tunai menunjukkan adanya komitmen untuk melaksanakan pengelolaan anggaran secara tertib, transparan, dan akuntabel,” ungkap Agus Sholeh. (idw)
Menurutnya, pengelolaan keuangan merupakan bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan layanan pendidikan di madrasah. Karena itu, setiap proses pengelolaan anggaran perlu dilaksanakan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kami berharap capaian ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan. Pengelolaan keuangan yang baik akan mendukung pelaksanaan program madrasah sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap tata kelola satuan kerja,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Tata Usaha MTsN 8 Sleman, Aini Maslihatin, S.E., M.M., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi hasil dari komitmen dan kerja sama dalam pengelolaan administrasi keuangan madrasah. “Capaian 100% pembayaran non tunai melalui CMS Rekening Virtual merupakan hasil dari proses pengelolaan yang dilakukan secara konsisten. Kami berupaya memastikan setiap transaksi dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” jelas Aini.
Ia menambahkan bahwa digitalisasi transaksi memberikan manfaat dalam mendukung tertib administrasi serta memudahkan proses monitoring dan pertanggungjawaban. “Penggunaan sistem pembayaran non tunai membantu menciptakan proses transaksi yang lebih terdokumentasi dan mudah ditelusuri. Kami akan terus menjaga capaian ini sebagai bagian dari komitmen MTsN 8 Sleman dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang tertib dan akuntabel,” tuturnya.
Stakeholder’s Day Triwulan III Tahun 2026 juga menjadi momentum bagi KPPN Yogyakarta untuk memperkuat sinergi dengan satuan kerja mitra dalam mendukung pengelolaan APBN yang andal. Kegiatan tersebut sekaligus memberikan ruang apresiasi bagi satuan kerja yang menunjukkan kinerja baik dalam pengelolaan keuangan negara.
Bagi MTsN 8 Sleman, penghargaan dari KPPN Yogyakarta menjadi capaian yang membanggakan sekaligus pengingat untuk terus menjaga kualitas tata kelola keuangan. Capaian tersebut diharapkan dapat dipertahankan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan anggaran madrasah yang tertib, transparan, efisien, dan akuntabel. (idw)
Tinggalkan Komentar