Sleman (MTsN 8 Sleman) – Guru Bahasa Inggris MTsN 8 Sleman mengikuti Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran Terintegrasi dengan STEAM yang diselenggarakan pada Senin (27/7/2026) di MTsN 4 Sleman. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan sesuai dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21. Workshop diikuti oleh guru bahasa Inggris madrasah negeri se-Kabupaten Sleman.
Hadir sebagai narasumber, Ruslina Tri Astuti, S.Pd., M.Pd., B.I., yang menyampaikan materi mengenai penerapan pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa pembelajaran berbasis STEAM dapat mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, komunikatif, serta mampu berkolaborasi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan kontekstual melalui penggunaan bahasa Inggris.
Selain konsep STEAM, peserta juga dibimbing menyusun perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan proyek, aktivitas berbasis masalah, serta asesmen autentik. Narasumber menekankan bahwa guru perlu merancang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga mengembangkan keterampilan abad ke-21 agar peserta didik siap menghadapi tantangan global.
MTsN 8 Sleman mengirimkan tiga guru Bahasa Inggris sebagai peserta, yaitu Andriyani Dwi Puspitahadi, S.Pd., Ike Dewi Wijayanti, S.S., dan Muflikhatun Ni’mah, S.Pd. Ketiganya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara aktif, mulai dari penyampaian materi, diskusi, hingga praktik penyusunan perangkat pembelajaran yang terintegrasi dengan pendekatan STEAM.
Andriyani Dwi Puspitahadi, S.Pd., menyampaikan bahwa workshop tersebut memberikan wawasan baru dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna. “Melalui pendekatan STEAM, pembelajaran Bahasa Inggris dapat dikaitkan dengan kehidupan nyata sehingga siswa tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Kami berharap perangkat pembelajaran yang disusun dapat segera diterapkan di MTsN 8 Sleman untuk mendukung terwujudnya pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan,” ujarnya.
Partisipasi guru MTsN 8 Sleman dalam kegiatan ini menjadi salah satu upaya madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan, diharapkan proses pembelajaran Bahasa Inggris di MTsN 8 Sleman semakin adaptif terhadap perkembangan pendidikan dan mampu menghasilkan peserta didik yang unggul, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (adp)
Tinggalkan Komentar