Sleman (MTsN 8 Sleman) – Penyusunan Kurikulum MTsN 8 Sleman Tahun Ajaran 2026/2027 mendapat apresiasi dari Ketua Tim 1 Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Hj. Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum. Apresiasi tersebut disampaikan saat menjadi reviewer dalam kegiatan Review Kurikulum MTsN 8 Sleman yang berlangsung pada Jumat (19/06/2026) di Aula MTsN 8 Sleman.
Kegiatan review turut dihadiri Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Tri Wahyuni, S.Pd., Pengawas Pembina MTsN 8 Sleman, Dr. Girmono, S.Ag., M.A., Ketua Komite MTsN 8 Sleman, Kepala MTsN 8 Sleman Agus Sholeh, S.Ag., jajaran wakil kepala madrasah, serta tim penyusun kurikulum.
Dalam kegiatan tersebut, tim kurikulum yang dipimpin oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Muhammad Arwani Munib, S.Th.I., M.Pd., memaparkan dokumen Kurikulum MTsN 8 Sleman Tahun Ajaran 2026/2027. Kurikulum disusun melalui proses identifikasi karakteristik peserta didik, analisis kebutuhan madrasah, evaluasi program sebelumnya, serta mengintegrasikan Kurikulum Merdeka, Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), dan pendekatan STEM/STEAM sebagai dasar penyelenggaraan pembelajaran.
Setelah mengikuti pemaparan dan diskusi, Hj. Anita Isdarmini memberikan apresiasi terhadap kesungguhan tim dalam menyusun dokumen kurikulum. Menurutnya, dokumen yang dipresentasikan telah disusun secara sistematis dengan pembahasan yang komprehensif, dimulai dari analisis karakteristik peserta didik hingga perencanaan program pembelajaran yang selaras dengan visi dan kebutuhan madrasah.
Ia menilai proses penyusunan tersebut menunjukkan bahwa MTsN 8 Sleman tidak sekadar memenuhi tuntutan administratif, tetapi benar-benar berupaya menghadirkan kurikulum yang implementatif dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.
Selain memberikan apresiasi, Hj. Anita juga menyampaikan sejumlah masukan konstruktif untuk menyempurnakan dokumen kurikulum. Ia mendorong agar setiap program yang dirancang memiliki keterkaitan yang kuat dengan kebutuhan peserta didik, indikator keberhasilan yang terukur, serta mekanisme evaluasi yang berkelanjutan sehingga implementasinya dapat berjalan secara optimal.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., menyampaikan terima kasih atas arahan dan masukan yang diberikan oleh reviewer. Menurutnya, seluruh saran tersebut akan menjadi bahan penyempurnaan sebelum kurikulum diterapkan pada Tahun Ajaran 2026/2027.
“Review ini menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi kami untuk memperoleh masukan dari para ahli. Apresiasi yang diberikan menjadi motivasi, sedangkan berbagai catatan penyempurnaan akan kami tindak lanjuti agar kurikulum yang diterapkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan peserta didik dan perkembangan pendidikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Muhammad Arwani Munib, S.Th.I., M.Pd., menyampaikan bahwa proses penyusunan kurikulum dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur di madrasah.
“Kurikulum ini lahir dari analisis data dan kebutuhan nyata peserta didik. Kami berharap dokumen yang telah direview ini menjadi pedoman dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, serta berdampak bagi perkembangan karakter dan kompetensi siswa,” jelasnya.
Melalui kegiatan review tersebut, MTsN 8 Sleman semakin memantapkan implementasi kurikulum yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peserta didik. Apresiasi dari reviewer Kanwil Kementerian Agama DIY menjadi penyemangat bagi seluruh tim untuk terus meningkatkan kualitas kurikulum sebagai fondasi terciptanya pembelajaran yang unggul, relevan, dan berkelanjutan. (idw)
Tinggalkan Komentar