Sleman (MTsN 8 Sleman) – Penguasaan teknologi informasi menjadi salah satu kompetensi yang diujikan dalam Seleksi Pramuka Garuda yang diselenggarakan di Aula MTsN 8 Sleman pada Selasa (30/6/2026). Melalui materi ini, para peserta dituntut memiliki keterampilan dasar dalam mengoperasikan perangkat komputer sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi di era digital. Ujian tersebut menjadi salah satu indikator untuk menilai kesiapan peserta dalam menguasai keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Pada sesi praktik komputer, setiap penggalang diminta menyelesaikan tugas membuat sebuah tabel menggunakan aplikasi Microsoft Word dalam waktu yang telah ditentukan oleh tim penguji. Selain ketepatan hasil pekerjaan, peserta juga dinilai dari kemampuan memahami instruksi, ketelitian, serta kecepatan dalam menyelesaikan tugas. Seluruh peserta tampak serius dan fokus mengikuti setiap tahapan ujian yang diberikan.
Salah satu Penggalang MTsN 8 Sleman, Wahyu Tri Utami, terlihat tekun mengerjakan setiap instruksi yang disampaikan oleh tim penguji. Dengan penuh konsentrasi, ia berusaha menyelesaikan pembuatan tabel sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Sikap tenang dan teliti yang ditunjukkan Wahyu menjadi modal penting dalam menyelesaikan ujian praktik komputer tersebut.
Usai mengikuti ujian, Wahyu Tri Utami mengungkapkan bahwa pengaturan waktu menjadi tantangan tersendiri selama proses penilaian berlangsung. Menurutnya, peserta harus mampu tetap fokus agar seluruh tugas dapat diselesaikan dengan baik sesuai batas waktu yang diberikan. “Dengan waktu yang terbatas, saya harus benar-benar fokus dan berusaha menyelesaikan setiap tugas yang diberikan oleh kakak penguji. Semoga hasil yang saya peroleh sesuai dengan harapan dan dapat memberikan yang terbaik untuk MTsN 8 Sleman,” ujarnya.
Melalui materi ujian teknologi informasi, Seleksi Pramuka Garuda tidak hanya mengukur keterampilan kepramukaan, tetapi juga kemampuan peserta dalam memanfaatkan teknologi secara tepat dan efektif. MTsN 8 Sleman terus berkomitmen membekali peserta didik dengan berbagai kompetensi yang relevan dengan perkembangan zaman. Diharapkan para penggalang tidak hanya unggul dalam bidang kepramukaan, tetapi juga memiliki kecakapan digital yang mendukung prestasi dan kesiapan mereka menghadapi tantangan masa depan. (adp)
Tinggalkan Komentar