Sleman (MTsN 8 Sleman) – MTsN 8 Sleman melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 pada Senin (1/6/2026) di halaman madrasah. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan MTsN 8 Sleman. Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan sebagai wujud penghormatan terhadap dasar negara Republik Indonesia.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., menyampaikan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam diri setiap warga negara. Tema yang diangkat pada peringatan tahun ini adalah โPancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.โ
Dalam amanatnya dijelaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi pemersatu bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa. Di tengah berbagai tantangan global, Pancasila menjadi pedoman moral sekaligus fondasi yang menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila juga dinilai relevan sebagai kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.
Selain itu, amanat BPIP menegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga ketertiban dunia sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Melalui prinsip politik luar negeri bebas aktif, Indonesia terus berupaya menjadi bagian dari solusi berbagai persoalan global. Kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian dunia dan penyelesaian konflik menjadi bukti nyata pengamalan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., mengajak seluruh warga madrasah untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pengamalan Pancasila dapat dimulai dari hal-hal sederhana seperti menghormati perbedaan, menjaga persatuan, dan bersikap jujur dalam setiap tindakan. โPancasila harus menjadi karakter yang melekat dalam diri setiap siswa, bukan hanya dihafalkan, tetapi diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari,โ ungkapnya.
Beliau juga menegaskan bahwa madrasah memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Melalui berbagai kegiatan pembelajaran dan pembiasaan karakter, siswa diharapkan mampu menjadi generasi yang religius, toleran, dan cinta tanah air. Dengan demikian, nilai-nilai Pancasila akan terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.ย Melalui peringatan ini diharapkan semangat nasionalisme dan pengamalan nilai-nilai Pancasila semakin kuat tertanam dalam diri seluruh warga madrasah. (adp)
Tinggalkan Komentar