Sleman (MTs N 8 Sleman) – Pramuka MTs Negeri 8 Sleman mengadakan Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru) pada Jum’at (08/08/2025) di Kampus MTs Negeri 8 Sleman. Kegiatan ini dijadwalkan selama dua hari, yakni dari tanggal delapan sampai dengan sembilan Agustus 2025. Kegiatan yang diikuti sejumlah 48 pimpinan regu penggalang dari kelas tujuh ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan setiap ketua regu.
Acara diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 8 Sleman yakni Agus Sholeh, S. Ag. Selesai upacara para peserta diajak untuk mengumandangkan yel-yel semangat, cek perlengkapan, dan dinamika kelompok. Kegiatan tersebut dipandu oleh Kak Bambang, Kak Ryan, Kak Vera, dan Kak Sigit serta dibantu oleh para Dewan Penggalang.
Memasuki kegiatan materi satu, para peserta diajak praktik langsung membuat bentuk-bentuk barisan. Para peserta juga dilatih PBB dengan menggunakan tongkat. Kegiatan materi satu ditutup dengan game seru menggunakan tongkat seperti lempar tangkap tongkat, tongkat keseimbangan, dan lompat tongkat. Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan game tersebut hingga akhir.
Selesai menjalankan ibadah sholat Maghrib berjamaah, para peserta dikumpulkan kembali di lapangan tengah. Kak Ryan memandu para peserta untuk mengambil kotak nasi dengan cara tangan direntangkan ke depan dan berhadap-hadapan dengan teman lainnya. Kemudian salah seorang peserta memimpin makan bersama. Adapun menu makan malamnya adalah ca sayur dan semur ayam.
Kak Ryan menghimbau para peserta untuk tetap menjaga ketenangan selama menikmati santapan malamnya. Para peserta mematuhi hal tersebut, sehingga suasana makan malam bersama menjadi khidmat dan syahdu. Terutama saat kegiatan tersebut dilaksanakan, bersamaan dengan bulan purnama yang sedang bersinar dengan sempurna. Kak Ryan juga mengingatkan kepada para peserta untuk menghabiskan dan tidak menyisakan makan malam mereka. Hal ini bertujuan untuk melatih tanggungjawab dan menumbuhkan rasa syukur para peserta atas berkah makan malam yang mereka dapatkan.
Makan malam diakhiri dengan membuang kotak nasi di tempat sampah yang telah disediakan. Kak Harti, seorang guru MTs N 8 Sleman sekaligus pembina pramuka menegaskan bahwa para peserta harus membiasakan menjaga kebersihan lingkungan, salah satunya dengan membuang sampah pada tempatnya. Sebuah pembiasaan kecil yang akan membawa dampak besar bagi sekitar.(nss)
Tinggalkan Komentar