Sleman (MTsN 8 Sleman) – Dalam rangka merealisasikan program kerja Gerakan Pramuka tahun 2026–2027 sekaligus meningkatkan kecakapan dan kemampuan kepemimpinan para pemimpin regu, MTsN 8 Sleman menyelenggarakan kegiatan Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru) dan Pengukuhan Dewan Penggalang pada Jumat–Sabtu, 23–24 Oktober 2026, bertempat di MTsN 8 Sleman.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Gugus Depan 09.047–09.048 Pangkalan MTsN 8 Sleman ini dilaksanakan di bawah pembinaan Dra. Hj. Hartini selaku Pembina Pramuka MTsN 8 Sleman. Kegiatan diikuti oleh peserta yang terdiri atas ketua dan wakil regu, kegiatan ini sebagai bagian dari upaya menyiapkan kader-kader Pramuka yang memiliki kemampuan kepemimpinan, kedisiplinan, kemandirian, dan tanggung jawab.
Kegiatan Dianpinru diawali pada Jumat sore dengan dengan agenda kegiatan daftar ulang kedatangan peserta, pembangunan pondok., melaksanakan salat Asar, mengikuti upacara pembukaan. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan yel-yel semangat, pengecekan perlengkapan, dinamika kelompok, bentuk-bentuk barisan, serta latihan PBB tongkat.
Peserta kemudian mengikuti berbagai materi dan permainan menggunakan tongkat, seperti lempar tangkap tongkat, tongkat keseimbangan, dan lompat tongkat. Setelah melaksanakan ishoma dan makan malam, peserta kembali mengikuti sejumlah materi kepramukaan.
Berbagai materi yang diberikan meliputi kepemimpinan, administrasi regu, SKU dan SKK, tali-temali, pendirian tenda, sandi Morse, peluit dan cahaya, serta bivak survival. Peserta juga mengikuti kegiatan pencarian bet Pinru serta pengukuhan Pinru dan Dewan Penggalang.
Memasuki hari kedua, Sabtu, 24 Oktober 2026, peserta mengawali kegiatan dengan salat Subuh dan olahraga berupa senam ceria. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi pionering dan semaphore. Setelah sarapan dan packing perlengkapan, peserta bersama-sama membersihkan lokasi kegiatan sebelum mengikuti upacara penutupan dan sayonara.
Di bawah pembinaan Kak Dra. Hj. Hartini, kegiatan Dianpinru dirancang tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan teknis kepramukaan, tetapi juga membentuk karakter peserta didik. Berbagai aktivitas kelompok memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar berkomunikasi, bekerja sama, memimpin, mengambil keputusan, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya madrasah dalam membentuk peserta didik yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Melalui kegiatan Dianpinru, para pemimpin regu dan Dewan Penggalang diharapkan mampu menjadi teladan serta mengimplementasikan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Dianpinru dan Pengukuhan Dewan Penggalang ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi peserta untuk mengembangkan potensi diri sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam kegiatan kepramukaan. Dengan bekal keterampilan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan, para peserta diharapkan mampu menjalankan perannya sebagai pemimpin regu dan Dewan Penggalang dengan penuh tanggung jawab. (um)
Tinggalkan Komentar