Sleman (MTsN 8 Sleman) – Murid kelas VIII MTsN 8 Sleman tampil memukau melalui tari kreasi batik Madyadesta pada peringatan Hari Batik Nasional yang digelar di halaman madrasah, Kamis (1/10/2026). Penampilan tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan sekaligus ajang penilaian kokurikuler kelas VIII dengan tema “Saking Madyadesta Nyiprat Nuswantara.”
Setiap kelas menampilkan tari kreasi yang diciptakan dan dikembangkan secara mandiri oleh para murid. Kreativitas tidak hanya terlihat dari gerakan tari, tetapi juga dari pemilihan musik, kostum, tata rias, serta berbagai properti yang disiapkan oleh masing-masing kelas.
Nuansa batik khas Madyadesta semakin terasa ketika para murid tampil dengan busana dan properti yang telah mereka persiapkan. Kekompakan gerakan, kreativitas koreografi, serta keberanian tampil di depan warga madrasah menjadi bagian penting dalam penilaian kegiatan kokurikuler tersebut.

Fasilitator kelas VIII, Ike Dewi Wijayanti, S.S., mengapresiasi kerja keras dan kreativitas para murid. Menurutnya, seluruh kelas telah melakukan persiapan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu menampilkan karya terbaiknya. “Saya optimis semua kelas dapat tampil maksimal. Persiapan mereka luar biasa, mulai dari latihan, kostum, make up, hingga properti semuanya dipersiapkan dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Ike.
Salah satu murid kelas VIII, Rahma Wahyu Hayati, mengaku senang dapat terlibat dalam penampilan tari kreasi tersebut. Menurutnya, proses persiapan menjadi pengalaman berharga karena seluruh anggota kelas harus bekerja sama dan saling mendukung. “Kami sangat senang bisa tampil pada Hari Batik Nasional. Persiapannya cukup melelahkan, tetapi juga menyenangkan karena kami bekerja sama membuat gerakan, menyiapkan kostum, make up, dan properti. Kami ingin memberikan penampilan yang terbaik untuk kelas kami,” tutur Rahma.
Penampilan tari kreasi batik tersebut tidak hanya menjadi ajang menunjukkan bakat dan kreativitas murid, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan rasa percaya diri, gotong royong, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia. Melalui kegiatan “Saking Madyadesta Nyiprat Nuswantara”, nilai-nilai budaya dan kreativitas diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari karakter murid MTsN 8 Sleman. (adp)
Tinggalkan Komentar