Sleman (MTsN 8 Sleman) – Kegiatan kokurikuler kelas VII MTsN 8 Sleman dengan tema “Aku dan Masa Depanku” terus berlanjut dengan berbagai aktivitas yang mendorong peserta didik untuk mengenali potensi diri serta merancang masa depan. Pada Jumat (11/9/2026), para murid melaksanakan presentasi hasil journey board di hadapan guru pendamping.
Sebelum presentasi, para murid menyelesaikan tahap finishing video hasil reportase wawancara dan journey board. Setelah selesai, video hasil reportase wawancara dan journey board dikumpulkan sebagai bagian dari hasil kegiatan kokurikuler. Proses tersebut memberikan pengalaman kepada murid untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan bekerja sama, sekaligus keterampilan menyampaikan informasi melalui media digital.
Dalam presentasi, masing-masing kelompok memaparkan hasil journey board yang telah mereka susun. Murid menjelaskan cita-cita, potensi diri, rencana, serta langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mencapai masa depan yang diharapkan. Guru pendamping memberikan tanggapan dan masukan terhadap hasil karya maupun penyampaian setiap kelompok.
Fasilitator kokurikuler kelas VII, Sri Utami Ningrum, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan presentasi menjadi bagian penting dari proses pembelajaran karena murid tidak hanya membuat karya, tetapi juga belajar menyampaikan gagasan dan merefleksikan dirinya. “Melalui journey board, anak-anak belajar mengenali siapa dirinya, apa yang menjadi cita-citanya, dan langkah apa yang harus dilakukan untuk mencapai masa depan. Presentasi ini juga melatih keberanian dan kepercayaan diri mereka dalam menyampaikan hasil karya di depan orang lain,” jelasnya.
Selain tugas kelompok, murid mengerjakan tugas mandiri berupa muhasabah diri. Kegiatan ini mengajak murid melakukan refleksi terhadap kelebihan, kekurangan, pengalaman, serta hal-hal yang perlu diperbaiki agar dapat berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
Murid juga diberi kesempatan menyelesaikan dan mengumpulkan tugas mandiri yang diberikan pada hari pertama apabila belum selesai, serta mengumpulkan tugas kelompok. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi dan refleksi selama pelaksanaan kokurikuler.
Kegiatan kokurikuler “Aku dan Masa Depanku” diharapkan tidak sekadar menghasilkan journey board dan video reportase, tetapi juga memberikan pengalaman yang membekas bagi murid. Melalui kegiatan mengenali diri, menggali cita-cita, dan menyusun langkah menuju masa depan, murid diharapkan semakin percaya diri dalam menentukan arah dan mewujudkan impian mereka. (adp)
Tinggalkan Komentar