Sleman (MTsN 8 Sleman) โ Dalam rangka memperkuat koordinasi dan menyelaraskan pelaksanaan program di lingkungan madrasah, Kepala MTsN 8 Sleman Agus Sholeh, S.Ag., bersama Kepala Tata Usaha Aini Maslihatin, S.E., M.M., menghadiri Rapat Koordinasi Pimpinan Madrasah (RAKORPIM) pada Senin (31/08/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di MIN 2 Sleman dan dihadiri oleh para pimpinan madrasah di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman.
RAKORPIM menjadi forum koordinasi antara pimpinan madrasah dengan jajaran Kementerian Agama Kabupaten Sleman untuk menyampaikan berbagai arahan dan menyamakan langkah dalam pelaksanaan program kerja. Melalui forum tersebut, pimpinan madrasah memperoleh informasi dan arahan yang dapat menjadi acuan dalam menjalankan tugas serta mengembangkan tata kelola di satuan kerja masing-masing.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman,ย H. Nadhif, S.Ag., M.S.I., menyampaikan branding Kemenag Sleman yang perlu menjadi perhatian dan dilaksanakan secara bersama oleh seluruh satuan kerja di bawahnya. Branding tersebut meliputi digitalisasi tata kelola, ramah lingkungan, dan ramah kelompok rentan. Ketiga hal tersebut diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam tata kelola, budaya kerja, dan pelayanan di masing-masing satuan kerja.
Pada aspek digitalisasi tata kelola, seluruh satuan kerja didorong untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam pelaksanaan administrasi, pengelolaan data, komunikasi, serta pelayanan. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat mendukung tata kelola yang lebih efektif, efisien, tertib, dan mudah dipantau.
Sementara itu, branding ramah lingkungan menekankan pentingnya membangun budaya kerja dan lingkungan satuan kerja yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui kebiasaan dan program yang mendukung kebersihan, pengelolaan lingkungan, serta pemanfaatan sumber daya secara lebih bijak.
Adapun branding ramah kelompok rentan menegaskan pentingnya penyelenggaraan layanan yang memperhatikan kebutuhan seluruh masyarakat, termasuk kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan khusus. Satuan kerja diharapkan mampu menghadirkan lingkungan dan pelayanan yang lebih inklusif, mudah diakses, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi kelompok rentan.
Arahan tersebut menegaskan bahwa seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Sleman perlu bergerak seiring dan sejalan dalam menerapkan branding yang telah ditetapkan. Dengan kesamaan arah, diharapkan pelaksanaan program dan pelayanan di setiap satuan kerja memiliki standar semangat dan nilai yang selaras dengan kebijakan Kemenag Kabupaten Sleman.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., menyampaikan bahwa arahan tersebut menjadi bagian penting yang perlu diterjemahkan dalam pelaksanaan program di madrasah. โTiga branding yang disampaikan menjadi arah bersama yang perlu kita terapkan dalam pelaksanaan tugas di madrasah. MTsN 8 Sleman akan terus berupaya menyelaraskan tata kelola dan pelayanan dengan digitalisasi, kepedulian terhadap lingkungan, serta memberikan layanan yang ramah bagi seluruh warga madrasah,โ ujar Agus Sholeh.
Menurutnya, penerapan branding tersebut membutuhkan komitmen dan keterlibatan seluruh unsur madrasah agar dapat diwujudkan secara konsisten dalam kegiatan sehari-hari.
Kepala Tata Usaha MTsN 8 Sleman, Aini Maslihatin, S.E., M.M., juga menyampaikan bahwa digitalisasi tata kelola memiliki kaitan erat dengan pelaksanaan administrasi di madrasah. โDari sisi tata usaha, digitalisasi menjadi bagian penting dalam mendukung administrasi yang tertib dan efisien. Selain itu, kami juga perlu memastikan lingkungan kerja tetap ramah dan pelayanan administrasi dapat diberikan dengan memperhatikan kebutuhan seluruh warga madrasah, termasuk kelompok rentan,โ ungkap Aini.
Kehadiran Kepala Madrasah dan Kepala Tata Usaha MTsN 8 Sleman dalam RAKORPIM menjadi bagian dari upaya menjaga koordinasi dengan Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Arahan yang disampaikan dalam forum tersebut selanjutnya menjadi bahan untuk memperkuat pelaksanaan tata kelola dan pelayanan di MTsN 8 Sleman.
Melalui penerapan digitalisasi tata kelola, ramah lingkungan, dan ramah kelompok rentan, MTsN 8 Sleman berkomitmen untuk bergerak seiring dan sejalan dengan arah branding Kemenag Sleman. Ketiga aspek tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari budaya kerja madrasah dan diwujudkan secara berkelanjutan dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat. (idw)
Tinggalkan Komentar