Sleman (MTsN 8 Sleman) โ Jogja Madrasah Digital (JMD) masih menjadi salah satu pilihan MTsN 8 Sleman dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran berbasis digital. Platform tersebut memberikan kemudahan bagi guru untuk menyampaikan materi pembelajaran sekaligus melaksanakan berbagai bentuk evaluasi, seperti latihan, ulangan, maupun tes secara digital.
Pemanfaatan JMD kembali dilakukan oleh Guru Bahasa Inggris MTsN 8 Sleman, Andriyani Dwi Puspitahadi, S.Pd., dalam pelaksanaan ulangan harian bagi murid kelas IX C pada Kamis (3/9/2026). Kegiatan berlangsung dengan memanfaatkan perangkat digital yang tersedia sehingga murid dapat mengerjakan soal secara langsung melalui platform JMD.
Penggunaan JMD dalam pembelajaran memberikan pengalaman yang berbeda bagi murid sekaligus mendorong mereka semakin terbiasa memanfaatkan teknologi secara positif dalam kegiatan akademik. Selain memudahkan proses pengerjaan soal, penggunaan platform digital juga membuat pelaksanaan evaluasi pembelajaran menjadi lebih praktis dan terarah.
Andriyani Dwi Puspitahadi, S.Pd. mengungkapkan bahwa keberadaan JMD sangat membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran dan evaluasi. Menurutnya, berbagai fitur yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih efektif bagi murid.ย โSaya merasa sangat terbantu dengan adanya JMD. Guru dapat memberikan materi, latihan, maupun ulangan melalui satu platform sehingga pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih praktis. Anak-anak juga menjadi lebih terbiasa mengikuti pembelajaran dan evaluasi dengan memanfaatkan teknologi digital,โ ungkap Andriyani.
Ia berharap pemanfaatan JMD dapat terus dikembangkan dan dimaksimalkan dalam kegiatan pembelajaran di MTsN 8 Sleman. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, proses pembelajaran diharapkan semakin efektif, efisien, dan mampu mendukung kebutuhan guru serta murid di era digital.
Pemanfaatan JMD juga menjadi bagian dari upaya MTsN 8 Sleman untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan. Tidak hanya sebagai media penyampaian materi, platform digital tersebut diharapkan mampu menjadi sarana pendukung pembelajaran yang mendorong murid lebih aktif, mandiri, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital. (adp)
Tinggalkan Komentar