Sleman (MTsN 8 Sleman) – Semangat memburu prestasi mulai terasa di lapangan MTsN 8 Sleman. Para murid mengikuti seleksi atlet voli putri pada Rabu (26/8/2026) sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) yang akan berlangsung pada 22–23 September 2026.
Seleksi yang dilaksanakan di lapangan madrasah tersebut dibimbing oleh guru olahraga MTsN 8 Sleman, Himawan Bayu Nugroho, S.Pd. Kegiatan berlangsung penuh antusiasme dan semangat kompetitif, ditandai dengan kesungguhan para peserta dalam mengikuti setiap tahapan seleksi serta menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Sejak kegiatan dimulai, para peserta tampak bersemangat mengikuti arahan pembimbing. Seleksi tidak hanya menjadi ajang untuk mengukur kemampuan teknik bermain voli, tetapi juga menjadi kesempatan bagi murid untuk menunjukkan mental bertanding, kedisiplinan, kerja sama, serta kemauan untuk terus berkembang.
Berbagai teknik dasar permainan bola voli menjadi bagian dari pengamatan selama seleksi. Kemampuan melakukan servis, passing, smash, blocking, pergerakan di lapangan, hingga komunikasi antarpemain menjadi beberapa aspek yang diperhatikan untuk menentukan murid-murid yang dinilai layak masuk dalam tim voli putri MTsN 8 Sleman.
Himawan Bayu Nugroho, S.Pd. memberikan arahan secara langsung kepada para peserta agar mengikuti seleksi dengan sungguh-sungguh. Ia juga memberikan motivasi agar murid tidak takut menunjukkan kemampuan dan menjadikan setiap kesempatan sebagai proses untuk meningkatkan kualitas diri.
“Seleksi ini bukan hanya tentang siapa yang paling kuat atau paling bagus secara teknik, tetapi juga tentang kemauan untuk berlatih, disiplin, mampu bekerja sama, dan memiliki semangat juang. Kami ingin membentuk tim yang solid dan siap memberikan penampilan terbaik pada PKM,” ujar Himawan.
Menurutnya, proses menuju kompetisi membutuhkan persiapan yang tidak instan. Atlet yang nantinya terpilih diharapkan mampu mengikuti program latihan dengan konsisten, memperbaiki kekurangan, serta membangun kekompakan tim sehingga memiliki kesiapan fisik maupun mental ketika menghadapi pertandingan.
Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka saat berada di lapangan. Setiap bola yang melambung menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, sementara setiap kesalahan dijadikan bahan evaluasi untuk kembali mencoba dengan lebih baik.
Seleksi tersebut sekaligus menjadi momentum bagi MTsN 8 Sleman untuk menggali potensi olahraga yang dimiliki para murid. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, madrasah berkomitmen memberikan ruang kepada murid untuk mengembangkan bakat dan minatnya, termasuk di bidang olahraga.
PKM yang akan berlangsung pada 22–23 September 2026 menjadi target yang ingin dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, atlet yang terpilih akan diarahkan untuk menjalani latihan secara lebih terprogram guna meningkatkan kemampuan individu sekaligus membangun kekuatan sebagai sebuah tim.
Semangat para murid dalam mengikuti seleksi menjadi modal awal yang positif bagi perjalanan tim voli putri MTsN 8 Sleman. Dari lapangan madrasah inilah langkah menuju panggung kompetisi dimulai, dengan harapan lahir skuad tangguh yang mampu bertanding penuh percaya diri, menjunjung sportivitas, dan membawa harum nama MTsN 8 Sleman.
Dengan kerja keras, latihan disiplin, kekompakan, dan doa, tim voli putri MTsN 8 Sleman diharapkan mampu memberikan kejutan pada PKM 2026. Bukan sekadar bertanding, tetapi berjuang, berprestasi, dan mengharumkan nama madrasah! (adp)
Tinggalkan Komentar