Sleman (MTsN 8 Sleman) β Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum., mengajak peserta Perkemahan Murid Madrasah (PERKAMUDA) untuk menjadikan kegiatan perkemahan sebagai ruang belajar membangun karakter, kemandirian, persahabatan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Pesan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada pembukaan PERKAMUDA, Rabu (19/8/2026), di Bumi Perkemahan Rama Shinta, Kompleks Candi Prambanan.
Dalam sambutannya, Ahmad Bahiej menegaskan bahwa peserta tidak perlu takut menghadapi berbagai kesulitan selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, pengalaman menghadapi tantangan justru menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter.
βJangan takut menghadapi kesulitan. Madrasah tidak hanya mendidik, tetapi juga membangun karakter,β tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang mampu hidup bersama orang lain. Karena itu, peserta PERKAMUDA didorong untuk membangun persahabatan, belajar menghadapi perbedaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong.
βBangun persahabatan dengan sesama, belajar menghadapi perbedaan, tumbuhkan semangat gotong royong, dan jagalah kelestarian alam serta kebersihan. Jadilah pribadi yang lebih baik,β pesannya.
Selain memberikan motivasi kepada para peserta, Ahmad Bahiej juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru dan pembina yang telah mendampingi dan membimbing peserta dalam kegiatan PERKAMUDA. Menurutnya, keterlibatan para pendidik menjadi bagian penting dalam mewujudkan generasi madrasah yang memiliki karakter kuat, mandiri, sekaligus berprestasi.
βApresiasi setinggi-tingginya kepada guru dan pembina yang telah membimbing anak-anak, sehingga kegiatan ini menjadi usaha kita mewujudkan generasi yang berkarakter, mandiri, dan berprestasi,β ungkapnya.
Kepada seluruh peserta, Kakanwil berpesan agar setiap rangkaian kegiatan PERKAMUDA diikuti dengan penuh kegembiraan, kedisiplinan, dan sikap saling mendukung. Ia berharap pengalaman selama perkemahan dapat menjadi bekal berharga bagi peserta dalam menjalani kehidupan.
βIkutilah seluruh kegiatan dengan gembira, disiplin, dan suportif. Jadikan sebagai pengalaman dan bekal kehidupan. Selamat belajar, selamat bersahabat, dan nikmati keindahan alam ciptaan Allah SWT,β tuturnya.
Ia juga memberikan pesan yang menjadi peneguh semangat para peserta agar mampu mengembangkan ketangguhan diri sekaligus menjaga nilai-nilai spiritual.
βTangguh di lapangan dan mulia di hadapan Allah,β pesannya.
Mengakhiri sambutannya, Ahmad Bahiej mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama membaca Surah Al-Fatihah. Ajakan tersebut sekaligus menjadi penutup sambutan dan pengingat agar setiap aktivitas yang dilakukan senantiasa dilandasi doa serta nilai-nilai keagamaan.
PERKAMUDA jenjang MTs tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta berlangsung di Bumi Perkemahan Rama Shinta, Kompleks Candi Prambanan, pada 19β21 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu wadah pembinaan peserta didik madrasah melalui pengalaman belajar di alam terbuka, penguatan karakter, kemandirian, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, MTsN 8 Sleman mengirimkan dua regu, terdiri atas satu regu putra dan satu regu putri. Keikutsertaan tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengembangkan potensi, mempererat persahabatan, meningkatkan kemandirian, serta memperoleh pengalaman berharga yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui semangat yang disampaikan Kakanwil, PERKAMUDA diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan perkemahan, tetapi juga menjadi ruang bagi para peserta untuk belajar menjadi pribadi yang tangguh, berkarakter, mandiri, berprestasi, mampu menghargai perbedaan, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.(nss)
Tinggalkan Komentar