Sleman (MTsN 8 Sleman) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran IPA, dua guru MTsN 8 Sleman, Rita Astuti, S.Pd., M.Pd. dan Malinda Farikhatul Ibrizah, S.Si., mengikuti Pelatihan Optimalisasi Fungsi Laboratorium bagi Guru IPA melalui Pengembangan Praktikum dan Media Pembelajaran Inovatif yang diselenggarakan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Jumat (31/07/2026) di Laboratorium IPA FMIPA UNY.
Kegiatan yang diketuai Dr. Sabar Nurohman, S.Pd.Si., M.Pd. ini diikuti oleh guru-guru IPA MTs yang tergabung dalam MGMP IPA MTs Kabupaten Sleman. Pelatihan bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengoptimalkan fungsi laboratorium sebagai sarana pembelajaran yang mendukung implementasi Kurikulum Nasional.
Kegiatan dibuka oleh Dr. Ismail Fikri Natadiwijaya, S.Si., M.Pd. dari Tim PkM FMIPA UNY. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa laboratorium merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran IPA karena mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih nyata, kontekstual, dan bermakna bagi peserta didik.
Pelatihan terbagi dalam dua sesi utama. Sesi pertama mengangkat tema “Pengembangan Kompetensi Guru IPA dan Kepala Laboratorium dalam Optimalisasi Fungsi Laboratorium pada Kurikulum Nasional” yang disampaikan oleh Yuli Arti, M.Pd., Putri Anjarsari, S.Si., M.Pd., dan Dr. Ismail Fikri Natadiwijaya, S.Si., M.Pd. Materi meliputi pengelolaan laboratorium yang efektif, peran guru dan kepala laboratorium, serta strategi pemanfaatan laboratorium untuk menunjang pembelajaran berbasis praktik.
Pada sesi kedua, peserta memperoleh pelatihan mengenai pengembangan praktikum dan media pembelajaran IPA berbasis Problem Based Learning (PBL) berbantuan Artificial Intelligence (AI). Materi disampaikan oleh Dr. Laifa Rahmawati, S.Pd., M.Pd., Dr. Sabar Nurohman, S.Pd.Si., M.Pd., Widodo Setyo Wibowo, S.Pd.Si., M.Pd., dan Rifqi Rasis, M.Pd. Para narasumber memperkenalkan berbagai inovasi praktikum serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung proses pembelajaran IPA yang lebih interaktif dan berpusat pada peserta didik.
Guru IPA MTsN 8 Sleman, Rita Astuti, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa pelatihan tersebut memberikan wawasan baru dalam mengembangkan pembelajaran IPA yang lebih menarik dan aplikatif.
“Pelatihan ini memberikan banyak inspirasi tentang bagaimana laboratorium dapat dimanfaatkan secara optimal, meskipun dengan keterbatasan yang dimiliki sekolah. Selain itu, kami juga memperoleh pengalaman baru dalam mengintegrasikan model Problem Based Learning dengan pemanfaatan Artificial Intelligence sehingga pembelajaran IPA menjadi lebih inovatif dan relevan dengan perkembangan teknologi,” ujarnya.
Senada dengan itu, Malinda Farikhatul Ibrizah, S.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas praktikum di madrasah.
“Kami mendapatkan banyak ide untuk merancang praktikum yang sederhana, efektif, dan mampu menumbuhkan keterampilan berpikir kritis siswa. Pemanfaatan AI sebagai pendukung pembelajaran juga membuka peluang baru dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik,” tuturnya.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., mengapresiasi partisipasi guru dalam kegiatan pengembangan kompetensi tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas guru akan berdampak langsung pada mutu pembelajaran di madrasah.
“Kami terus mendorong guru untuk aktif mengikuti berbagai pelatihan dan forum ilmiah. Ilmu serta pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman,” ungkapnya.
Melalui keikutsertaan dalam pelatihan ini, guru-guru IPA MTsN 8 Sleman diharapkan semakin mampu mengoptimalkan fungsi laboratorium sebagai pusat pembelajaran sains yang aktif, kreatif, dan berbasis praktik. Hal ini sejalan dengan komitmen MTsN 8 Sleman untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi pendidik dan inovasi pembelajaran. (idw)
Tinggalkan Komentar