Sleman (MTsN 8 Sleman) – Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., menghadiri Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Daerah Kabupaten Sleman yang diselenggarakan pada Ahad (19/07/2026) di Aula SMP Negeri 1 Sleman. Kegiatan yang diinisiasi oleh Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Kabupaten Sleman ini menjadi ruang kolaborasi bagi para pendidik untuk berbagi praktik baik, memperkuat jejaring, dan menghadirkan pembelajaran yang berpihak pada murid.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Sleman, H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si., serta dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Mustadi, S.Sos., M.M., beserta jajaran kepala bidang, kepala sekolah, guru, dan pemangku kepentingan pendidikan dari berbagai jenjang di Kabupaten Sleman.
Mengusung semangat “belajar bersama untuk pendidikan yang berpihak pada murid”, Temu Pendidik Nusantara menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari bincang pendidikan, pameran karya murid, kelas belajar bagi pendidik dan pemimpin pendidikan, hingga Cerdas Cermat Guru. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memperkuat budaya belajar dan kolaborasi di kalangan pendidik.
Dalam sesi Bincang Pendidikan, peserta memperoleh berbagai perspektif mengenai pengembangan pendidikan di Kabupaten Sleman dari narasumber yang berasal dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, mitra pendidikan, komunitas literasi, serta Kepala SMP Negeri 1 Sleman. Diskusi tersebut menekankan pentingnya kolaborasi, inovasi pembelajaran, dan penguatan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini.
Selain mengikuti diskusi, Agus Sholeh juga mengunjungi Pameran Karya Murid yang menampilkan beragam inovasi dan hasil karya peserta didik dari berbagai sekolah di Kabupaten Sleman. Pameran tersebut menjadi bukti bahwa pembelajaran yang memberi ruang kreativitas mampu menghasilkan karya yang inspiratif dan bernilai.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Temu Pendidik Nusantara yang dinilai menjadi wadah strategis untuk saling belajar dan memperluas jejaring antarpendidik.
“Temu Pendidik Nusantara memberikan banyak inspirasi dan praktik baik yang dapat diterapkan di madrasah. Melalui forum ini, kami semakin menyadari pentingnya membangun kolaborasi, terus belajar, dan menghadirkan pembelajaran yang benar-benar berpihak pada peserta didik. Semoga semangat ini dapat terus kami implementasikan di MTsN 8 Sleman,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa transformasi pendidikan memerlukan keterbukaan terhadap berbagai inovasi dan kemauan untuk terus meningkatkan kompetensi. Menurutnya, forum seperti TPN menjadi kesempatan berharga bagi pendidik untuk saling berbagi pengalaman sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Keikutsertaan Kepala MTsN 8 Sleman dalam Temu Pendidik Nusantara XIII menunjukkan komitmen madrasah untuk terus mengikuti perkembangan dunia pendidikan serta membangun jejaring kolaborasi dengan berbagai pihak. Diharapkan berbagai inspirasi dan praktik baik yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran sehingga mampu menghadirkan pendidikan yang semakin bermakna, inovatif, dan berpusat pada peserta didik. (idw)
Tinggalkan Komentar