Sleman (MTsN 8 Sleman) – Penampilan Tari Mangastuti menjadi salah satu sajian budaya yang memikat dalam rangkaian Akhirussanah dan Pelepasan Siswa Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 MTsN 8 Sleman yang digelar pada Kamis (4/6/2026). Tarian tradisional tersebut tampil sebagai penutup prosesi kirab siswa kelas IX dan berhasil menghadirkan suasana khidmat, anggun, sekaligus berkesan bagi seluruh hadirin.
Tari Mangastuti dibawakan oleh dua siswi MTsN 8 Sleman, yaitu Anggraini Dini Setyaningrum dan Nayla Assyabiya Rafifa. Dengan balutan busana tradisional yang anggun serta gerakan yang lembut dan harmonis, keduanya menampilkan tarian dengan penuh penghayatan di hadapan orang tua, guru, tamu undangan, dan seluruh siswa.
Penampilan Tari Mangastuti dilaksanakan setelah seluruh peserta kirab memasuki tempat acara. Sebelumnya, prosesi kirab diawali dengan lantunan tembang Jawa oleh Guru Bahasa Jawa MTsN 8 Sleman, Novita Suryaningtyas Sitoresmi, S.Pd., dilanjutkan dengan barisan bregada yang diiringi Gending Soran Langen Branta. Kehadiran Tari Mangastuti menjadi penutup yang menyempurnakan rangkaian kirab budaya yang kental dengan nuansa Jawa.
Koordinator penampilan seni, Himawan Bayu Nugroho, S.Pd., menjelaskan bahwa Tari Mangastuti dipilih karena memiliki makna yang selaras dengan momentum pelepasan siswa. Tarian ini menggambarkan penghormatan, ketulusan, dan harapan baik bagi mereka yang akan melanjutkan perjalanan menuju jenjang pendidikan berikutnya.
“Melalui Tari Mangastuti, kami ingin menghadirkan pesan tentang rasa hormat, doa, dan harapan terbaik bagi para siswa kelas IX yang akan melangkah menuju masa depan. Selain itu, tarian ini juga menjadi bentuk pelestarian budaya yang terus kami kenalkan kepada generasi muda,” jelasnya.
Persiapan penampilan dilakukan melalui latihan yang intensif selama beberapa pekan. Kedua penari menunjukkan kesungguhan dan kedisiplinan dalam mempelajari setiap gerakan sehingga mampu tampil maksimal pada hari pelaksanaan. Penampilan mereka mendapat apresiasi dari hadirin yang memberikan tepuk tangan meriah di akhir pertunjukan.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., menyampaikan bahwa seni budaya merupakan bagian penting dalam pendidikan karakter di madrasah. Menurutnya, kegiatan seperti Tari Mangastuti tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa.
“Kami ingin siswa tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan kecintaan terhadap budaya Indonesia. Penampilan Tari Mangastuti ini menjadi salah satu wujud nyata upaya tersebut,” tuturnya.
Melalui penampilan Tari Mangastuti, MTsN 8 Sleman kembali menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan pendidikan karakter, seni, dan budaya dalam setiap kegiatan madrasah. Tarian yang sarat makna tersebut menjadi penutup yang indah dalam prosesi kirab sekaligus menambah kesan mendalam pada Akhirussanah bertema ‘It’s Your Time to Shine’. (idw)
Tinggalkan Komentar