Sleman (MTsN 8 Sleman) — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 8 Sleman menjadi tuan rumah kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk Pemanfaatan AI dan Koding untuk Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif di Era Digital yang diselenggarakan oleh MKKS Pokja Prambanan. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (13/1/2026) di Aula MTsN 8 Sleman dan diikuti oleh perwakilan tiga guru dari setiap SMP/MTs negeri dan swasta se-Kapanewon Prambanan.
Bimtek tersebut diikuti oleh guru-guru dari sembilan sekolah yang berada di wilayah Kapanewon Prambanan. Para peserta mendapatkan materi langsung dari pemateri STIMIK El-Rahma yang membahas pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan koding sebagai sarana pendukung pembuatan media pembelajaran yang interaktif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi di era digital.
Ketua Pokja Prambanan, Dra. Widaryati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan bimtek ini merupakan bagian dari program kerja Pokja Prambanan. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru menjadi hal yang sangat penting seiring dengan tuntutan perkembangan zaman.
“Pengadaan bimtek ini merupakan program kerja dari Pokja Prambanan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia Bapak dan Ibu Guru di era globalisasi, karena guru dituntut untuk mampu mengembangkan dan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran,” ujar Widaryati.
Lebih lanjut, ia berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya di sekolah masing-masing serta mengimbaskan kepada rekan guru lainnya. Dengan demikian, manfaat kegiatan ini dapat dirasakan lebih luas.
“Melalui bimtek ini, kami berharap para guru dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pembuatan media pembelajaran di sekolah masing-masing dan mengimbaskannya kepada rekan guru yang lain. Jika guru mampu membuat media pembelajaran dan bahan ajar yang menarik, harapannya anak-anak dapat belajar dengan lebih bahagia,” tambahnya.
Salah satu peserta bimtek, Novita, guru dari MTsN 8 Sleman, mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini sangat membantu dalam menyusun bahan ajar dan media pembelajaran secara lebih efektif dan efisien.
“Saya merasa sangat beruntung bisa mengikuti bimtek ini karena sangat membantu dalam menyusun bahan ajar dan media pembelajaran. Dengan pemanfaatan AI, pekerjaan menjadi lebih efisien dengan hasil yang juga lebih baik,” ungkap Novita.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru semakin siap menghadapi tantangan pembelajaran di era digital serta mampu menghadirkan proses belajar yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan bagi peserta didik. (nss)
Tinggalkan Komentar