Sleman (MTsN 8 Sleman) – Sebagai bagian dari kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), calon pengurus OSIS MTsN 8 Sleman periode 2025/2026 mengikuti sesi pembelajaran tentang administrasi dan kesekretariatan yang dilaksanakan pada hari pertama kegiatan, Rabu (29/10/2025), di Aula MTsN 8 Sleman.
Materi ini disampaikan oleh Alvian Nuryana, S.T., yang memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai pentingnya pengelolaan administrasi yang tertib dan sistematis dalam menjalankan organisasi siswa. Dalam paparannya, Alvian menjelaskan berbagai aspek penting dalam administrasi, seperti pencatatan surat masuk dan keluar, pembuatan notula rapat, serta penyusunan laporan kegiatan.
“Administrasi dan kesekretariatan adalah tulang punggung organisasi. Tanpa pencatatan yang baik, setiap kegiatan akan sulit dievaluasi. OSIS harus mampu bekerja dengan rapi, tertib, dan transparan,” ujar Alvian Nuryana, S.T. di hadapan para peserta LDKS.
Selain teori, peserta juga diberi kesempatan untuk mempraktikkan pembuatan program kerja (proker) per divisi OSIS, lengkap dengan perencanaan waktu, anggaran, dan bentuk kegiatan yang relevan dengan bidangnya masing-masing. Melalui praktik ini, siswa dilatih untuk berpikir kritis, bekerja sama dalam tim, dan menyusun langkah-langkah konkret agar setiap kegiatan OSIS dapat berjalan efektif dan terarah.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme para calon pengurus OSIS. “Kami ingin OSIS MTsN 8 Sleman menjadi organisasi yang profesional dan terstruktur. Pelatihan administrasi dan kesekretariatan ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk menjalankan tugas dengan tanggung jawab dan kejujuran,” ungkapnya.
Waka Kesiswaan Ika Sudaryatiningsih, S.Pd., juga menekankan pentingnya kemampuan administrasi bagi pengurus OSIS. “Sering kali keberhasilan kegiatan ditentukan oleh kesiapan administrasi dan dokumentasi. Melalui sesi ini, siswa belajar bagaimana mengatur organisasi dengan tertib,” tuturnya.
Sementara itu, Rahmanto Nugroho, S.Pd., selaku pembimbing OSIS, menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan organisasi siswa. “Anak-anak perlu dibekali kemampuan teknis seperti menulis laporan, membuat surat, dan mendokumentasikan kegiatan. Ini akan membantu mereka dalam mengelola program OSIS secara lebih profesional,” ujarnya.
Pembimbing lainnya, Muflikhatun Ni’mah, S.Pd., menambahkan bahwa pelatihan ini juga mengajarkan kerja sama dan komunikasi antardivisi. “Dalam OSIS, tidak ada yang bekerja sendiri. Semua saling terhubung melalui sistem administrasi yang baik. Dengan begitu, koordinasi dan pelaksanaan kegiatan akan lebih lancar,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon pengurus OSIS MTsN 8 Sleman periode 2025/2026 tidak hanya memiliki semangat kepemimpinan, tetapi juga keterampilan manajerial yang kuat untuk mengelola administrasi, menyusun program kerja, dan menjalankan organisasi secara tertib dan bertanggung jawab. (idw)
Tinggalkan Komentar