Sleman (MTsN 8 Sleman) – Sebanyak 191 siswa kelas IX MTsN 8 Sleman resmi dinyatakan lulus dalam acara pelepasan yang digelar dengan penuh khidmat pada Rabu (11/06/2025) di halaman madrasah. Prosesi pelepasan siswa berlangsung haru dan sakral, menjadi puncak dari perjalanan tiga tahun pembelajaran para siswa di madrasah.
Prosesi pelepasan ini dipandu oleh Aulia Rahman, S.Si., dan Ike Dewi Wijayanti, S.S. Para wali kelas satu per satu mengalungkan samir kepada siswa-siswi mereka sebagai simbol pelepasan dan doa restu untuk langkah mereka selanjutnya. Salah satu momen yang mengharukan adalah saat Ibu Andriyani Dwi Puspitahadi, S.Pd., wali kelas 9E, memberikan pelukan hangat kepada para siswa sembari menahan tangis haru setelah prosesi pelepasan.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas pencapaian para siswa. “Hari ini adalah bukti bahwa perjuangan kalian membuahkan hasil. Semoga langkah berikutnya selalu diberkahi dan MTsN 8 Sleman akan senantiasa menjadi rumah pertama kalian dalam menjemput masa depan,” ujarnya.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pelepasan siswa kelas IX angkatan 2025 yang mengusung tema “Dinadimu – Di Sini Terukir Nama dan Mimpimu”. Tema ini menyiratkan bahwa setiap siswa telah meninggalkan jejak berharga di madrasah, tempat yang membentuk karakter, prestasi, dan mimpi-mimpi mereka.
Ketua Panitia, Hj. Rini Sri Hastuti, S.Pd., yang juga Waka Humas MTsN 8 Sleman, menyampaikan bahwa prosesi pengalungan samir bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan terakhir madrasah kepada para siswa yang telah menuntaskan masa belajar. “Kami berharap kenangan indah ini akan menjadi pengingat bahwa dari sinilah langkah besar mereka dimulai,” ungkapnya.
Kehadiran orang tua, wali siswa, serta tamu undangan turut menambah suasana haru. Banyak yang meneteskan air mata saat nama-nama siswa dipanggil satu per satu ke panggung. Selain itu, penampilan seni dari siswa kelas VII dan VIII menjadi persembahan manis untuk kakak kelas mereka yang akan melangkah ke jenjang berikutnya.
Prosesi pelepasan ini menjadi penanda bahwa madrasah tak hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat menciptakan kenangan dan membangun jembatan menuju masa depan. “Dinadimu” kini tak hanya sekadar tema, tetapi menjadi simbol kuat bahwa nama dan mimpi setiap siswa telah terukir abadi di hati madrasah. (idw)

Users Today : 790
Users Yesterday : 1348
Users This Month : 22421
Users This Year : 210791
Total Users : 969930
Views Today : 850
Who's Online : 7
Tinggalkan Komentar