Sleman (MTsN 8 Sleman) — MTsN 8 Sleman melaksanakan seleksi Tahfidz dalam rangka Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Jalur Unggulan pada Kamis (16/04/2026). Kegiatan ini berlangsung di Perpustakaan Madyadesta MTsN 8 Sleman dan menjadi bagian penting dalam menjaring calon peserta didik yang memiliki kemampuan hafalan Al-Qur’an.
Jalur Unggulan MTsN 8 Sleman membuka kuota sebanyak 50 siswa, yang diperuntukkan bagi calon peserta didik dengan keunggulan di bidang Tahfidz, prestasi akademik dan non-akademik, serta didukung nilai rapor dan hasil tes berbasis komputer (CBT). Khusus jalur Tahfidz, peserta diwajibkan memiliki hafalan minimal 1 juz yang dibuktikan dengan sertifikat, serta mengikuti tes Tahfidz secara langsung.
Pada pelaksanaan seleksi Tahfidz ini, sebanyak 7 siswa mengikuti ujian hafalan Al-Qur’an. Ujian dilakukan oleh dua penguji, yaitu Daniel Arief Budiman, S.Hum. dan Himawan Bayu Nugroho, S.Pd.. Para peserta diuji kemampuan hafalan, kelancaran, serta ketepatan dalam membaca ayat Al-Qur’an.
Sementara itu, pada waktu yang bersamaan juga dilaksanakan tes CBT di Aula MTsN 8 Sleman menggunakan aplikasi Jogja Madrasah Digital. Tes ini meliputi mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA sebagai bagian dari seleksi akademik bagi calon peserta didik Jalur Unggulan.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Ika Sudaryatiningsih, S.Pd., menyampaikan bahwa seleksi dilakukan secara menyeluruh untuk menjaring siswa terbaik. “Jalur Unggulan ini tidak hanya melihat kemampuan tahfidz, tetapi juga prestasi akademik dan non-akademik serta hasil CBT. Kami ingin mendapatkan siswa yang unggul secara menyeluruh,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan seleksi berjalan lancar dan tertib. Dengan adanya seleksi ini, diharapkan MTsN 8 Sleman dapat menjaring calon peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat melalui kemampuan tahfidz Al-Qur’an. (idw)
Tinggalkan Komentar