Sleman (MTsN 8 Sleman) – Pelepasan Guru Purna Tugas MTsN 8 Sleman, Dra. Sri Handayani, yang merupakan guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan pengajian rutin triwulan keluarga besar MTsN 8 Sleman. Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu (24/1/2026) bertempat di Kedai Sawah Kembangsari, Srimartani, Piyungan, Bantul. Momen ini menjadi salah satu agenda penuh makna yang sarat dengan rasa syukur, haru, dan kebersamaan.
Acara pelepasan dihadiri oleh Kepala MTsN 8 Sleman, guru dan pegawai beserta keluarga, pengurus Komite Madrasah, serta Pengawas Pembina MTsN 8 Sleman. Kehadiran seluruh unsur keluarga besar madrasah semakin menambah kekhidmatan acara, sekaligus menjadi wujud penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan oleh Dra. Sri Handayani selama bertugas di MTsN 8 Sleman.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras Dra. Sri Handayani selama kurang lebih delapan tahun mengabdi di MTsN 8 Sleman. Ia menegaskan bahwa kontribusi beliau dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan pembelajaran IPS, telah memberikan warna dan dampak positif bagi madrasah.
Agus Sholeh, S.Ag. juga menyampaikan bahwa keberadaan Dra. Sri Handayani selama ini tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai sosok teladan bagi rekan sejawat dan peserta didik. Ketulusan dalam mengajar, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan yang ditunjukkan menjadi bagian dari perjalanan MTsN 8 Sleman yang patut dikenang dan diapresiasi bersama.
Pada kesempatan tersebut, Dra. Sri Handayani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh keluarga besar MTsN 8 Sleman. Ia mengungkapkan apresiasi atas kesempatan yang telah diberikan untuk mengabdi, serta atas suasana kekeluargaan yang terjalin erat selama menjalankan tugas di madrasah.
Lebih lanjut, Dra. Sri Handayani juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama bertugas terdapat tutur kata, sikap, maupun tindakan yang kurang berkenan. Ia berharap jalinan silaturahmi yang telah terbangun dapat terus terjaga meskipun telah memasuki masa purnabakti, serta memohon doa agar senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan di masa mendatang.
Acara pelepasan berlangsung dengan penuh keharuan dan rasa hormat, ditandai dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas pengabdian yang telah diberikan. Momen tersebut menjadi simbol perpisahan yang bukan akhir dari kebersamaan, melainkan awal dari hubungan silaturahmi yang tetap terjalin dalam bingkai kekeluargaan.
Melalui kegiatan pelepasan guru purna tugas ini, keluarga besar MTsN 8 Sleman berharap nilai-nilai pengabdian, keteladanan, dan semangat mendidik yang telah ditunjukkan oleh Dra. Sri Handayani dapat terus menginspirasi seluruh warga madrasah. Kebersamaan dalam kegiatan pengajian rutin triwulan ini pun menjadi penguat komitmen MTsN 8 Sleman dalam menjaga tradisi religius dan kekeluargaan di lingkungan madrasah. (adp)
Tinggalkan Komentar