Info Sekolah
Rabu, 29 Apr 2026
  • Selamat datang peserta didik baru MTs Negeri 8 Sleman dalam kegiatan Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) Tahun Ajaran 2025/2026
  • Selamat datang peserta didik baru MTs Negeri 8 Sleman dalam kegiatan Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) Tahun Ajaran 2025/2026
31 Oktober 2025

Guru BK MTsN 8 Sleman Ikuti Pelatihan Nasional Pengembangan Kurikulum Berbasis Cinta dan Pendidikan Inklusi

Jum, 31 Oktober 2025 Dibaca 76x

Sleman (MTsN 8 Sleman) โ€” Dua guru Bimbingan dan Konseling (BK) MTs Negeri 8 Sleman, Sutraniatun, S.Pd. dan Fitra Permata Sari, S. Psi., mengikuti kegiatan Pelatihan Nasional Moda Hybrid Pengembangan Kurikulum Berbasis Cinta dan Pendidikan Inklusi untuk Mendukung Kesejahteraan Siswa yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) MTs Nasional bekerja sama dengan MGBK MTs Provinsi Jawa Tengah di UIN Raden Mas Said Surakarta, pada Kamis (30/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut penyusunan rencana strategis (Renstra) kerja MGBK MTs Nasional tahun 2024โ€“2028. Pelatihan diikuti oleh tenaga pendidik dari berbagai jenjang madrasah (MI, MTs, dan MA) se-Indonesia, baik secara luring maupun daring.

Pelatihan nasional ini menghadirkan sejumlah narasumber ternama, di antaranya: Dr. Fesal Musaad, M.Pd. (Direktur GTK Madrasah Kemenag RI) selaku keynote speaker, Dr. H. Syaiful Mujab, MA (Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah), Tim UIN Raden Mas Said Surakarta dengan materi Pengembangan dan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta serta Membumikan Pendidikan Inklusi, Dr. Eko Prasetyo, M.Pd. dan Fatatik Maulidiyah, S.Ag., M.Pd. (Penerbit Media Guru Indonesia), Dr. Ranu Sriwidodo, S.T., S.E., M.Mm. (Enterpreneur Coach Ciputra).

Dalam sambutannya, Ketua MGBK MTs Nasional, Dwi Atmaja, S.Pd., M.Psi., menegaskan pentingnya menghapus stigma negatif terhadap guru BK.

โ€œStigma bahwa guru BK adalah โ€˜polisi sekolahโ€™ harus dihapuskan. Ke depan, guru BK harus benar-benar menjalankan tugasnya sebagai pemberi layanan bimbingan dan konseling. Semoga pandangan bahwa guru BK hanya menangani murid yang nakal bisa hilang sepenuhnya,โ€ ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Dr. H. Syaiful Mujab, MA., menekankan pentingnya penerapan kurikulum berbasis cinta di Madrasah.

โ€œSeharusnya tidak ada lagi tindak kekerasan di sekolah oleh guru, baik dalam bentuk fisik maupun verbal. Mari bersama-sama menjalankan kurikulum berbasis cinta kepada anak-anak,โ€ pesannya.

Kegiatan pelatihan berlangsung dalam suasana inspiratif dan penuh antusiasme. Fitra, menyampaikan kesannya,

โ€œKami mendapat pengetahuan tentang teknik konseling baru, yaitu hypnoruqyah therapy dan lebih memahami konsep inklusi di satuan pendidikan,โ€ ungkapnya dengan semangat.

Selain sesi luring pada tanggal 30 Oktober, kegiatan juga dilanjutkan dengan sesi daring pada 31 Oktober hingga 2 November 2025, berisi tindak lanjut dan pendalaman materi melalui grup peserta. Melalui kegiatan ini, guru BK diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai cinta, empati, dan inklusivitas dalam layanan konseling, sehingga madrasah menjadi lingkungan belajar yang lebih ramah dan menumbuhkan kesejahteraan siswa secara menyeluruh. (nss)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Lokasi Madrasah

Our Visitor

8 3 2 2 1 4
Users Today : 520
Users Yesterday : 519
Users This Month : 18660
Users This Year : 73075
Total Users : 832214
Views Today : 571
Who's Online : 0