Sleman (MTsN 8 Sleman) Acara pelepasan siswa kelas 9 yang digelar pada Rabu (11/6/2025) di halaman MTsN 8 Sleman menjadi momen yang tak hanya meriah, tetapi juga sarat haru. Di antara berbagai rangkaian acara, salah satu penampilan yang paling menyentuh hati datang dari para wali kelas 9 yang secara khusus mempersembahkan sebuah lagu dan puisi untuk para siswa mereka. Penampilan tersebut menyentuh banyak hati, meninggalkan kesan mendalam baik bagi siswa, orang tua, maupun para guru yang hadir.
Lagu berjudul “Saat Kau Telah Mengerti” yang dibawakan oleh para wali kelas 9 bukan sekadar hiburan biasa. Liriknya menyiratkan perjalanan tiga tahun kebersamaan antara guru dan murid, yang diwarnai oleh tawa, tangis, perjuangan, dan pencapaian. Petikan gitar yang lembut berpadu harmonis dengan pesan moral tentang arti belajar, pentingnya menghargai waktu, dan harapan akan masa depan yang cerah bagi para siswa. Beberapa siswa tampak menundukkan kepala, tak kuasa menahan emosi, mengingat kembali perjalanan panjang yang mereka lalui bersama.
Tak hanya lagu, pembacaan puisi juga menjadi bagian yang paling membekas di hati. Puisi yang ditulis secara khusus untuk acara tersebut dibacakan oleh salah satu wali kelas 9, Ibu Andriyani Dwi Puspitahadi, S.Pd. Dengan suara yang penuh penghayatan dan mata berkaca-kaca, beliau membacakan bait-bait puisi yang mengandung pesan mendalam tentang perpisahan, cinta kasih seorang guru, dan harapan untuk kesuksesan para siswa. Suasana aula sekolah pun menjadi hening, seolah memberi ruang bagi setiap kata dalam puisi untuk meresap dalam hati hadirin.
Bu Andriyani tampak larut dalam suasana haru saat membacakan puisinya. Beberapa kali beliau terdiam sejenak, menarik napas panjang untuk menenangkan diri sebelum melanjutkan bait berikutnya. Wajahnya menunjukkan campuran rasa bangga, sedih, dan ikhlas—perasaan yang hanya bisa dirasakan oleh seorang guru yang telah mendampingi siswanya dari awal hingga akhir perjalanan di bangku MTs. Di akhir pembacaan, tepuk tangan panjang menggema memenuhi ruangan, sebagai bentuk apresiasi atas penampilan tulus tersebut.
Para siswa dan orang tua yang hadir pun tak kuasa menyembunyikan emosi. Banyak di antara mereka yang terlihat menyeka air mata, terharu oleh kedalaman makna lagu dan puisi yang ditampilkan. Salah satu orang tua siswa, Ibu Tyas Utami, mengungkapkan bahwa ia sangat tersentuh dengan penampilan para guru. “Saya tidak menyangka akan dibuat sebegitu harunya. Puisi tadi benar-benar menggambarkan hubungan yang hangat antara guru dan murid. Kami sangat berterima kasih atas segala yang telah diberikan para wali kelas kepada anak-anak kami,” ujarnya.
Kepala MTsN 8 Sleman, ditemui diacara tersebut memberikan apresiasi setelah penampilan tersebut kepada para wali kelas 9. Beliau menyebut bahwa dedikasi guru tidak hanya terlihat dari proses mengajar di kelas, tetapi juga dari bagaimana mereka menunjukkan kasih sayangnya di luar kegiatan belajar mengajar. “Penampilan ini bukan sekadar hiburan, tetapi ungkapan kasih sayang yang luar biasa dari para wali kelas kepada siswa-siswinya. Ini adalah bukti bahwa hubungan yang terjalin selama tiga tahun bukan sekadar formalitas, melainkan hubungan yang dibangun dari hati,” ungkapnya.
Penampilan lagu dan puisi dari wali kelas 9 dalam acara pelepasan tahun ini bukan hanya menambah warna dalam perayaan, tetapi juga meninggalkan jejak emosional yang akan dikenang dalam waktu lama. Momen ini menjadi penutup manis dari perjalanan siswa kelas 9, yang akan melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya dengan membawa kenangan hangat bersama guru-guru yang begitu peduli dan mencintai mereka sepenuh hati. (adp)
Tinggalkan Komentar