Tingkatkan Mutu Guru, MTsN 8 Sleman Adakan Sosialisasi Perangkat Pembelajaran

Yogyakarta (MTsN 8 Sleman) – Tantangan dunia pendidikan saat ini semakin berat dan kompleks. Oleh karena itu, untuk menjawab tantangan tersebut perlu dibangun SDM pendidikan yang handal dan kompettitif, baik pada level penentu kebijakan, perencanaan, maupun pelaksanaan pendidikan di lembaga-lembaga pendidikan. Hal ini yang mendasari MTsN 8 Sleman untuk mengadakan sosialisasi dan pembelajaran administrasi guru guna memahami dan melaksanakan peraturan – peraturan terbaru yang berlaku di dunia pendidikan. Kegiatan tersebut bertempat di ruang kelas VII B MTsN 8 Sleman pada Kamis (06/02/2020) dan dihadiri oleh seluruh guru MTsN 8 Sleman dengan narasumber Dra.Hj. Charissatunniswah, M.Pd.I. dan Hj. Heni Wahyu Widayati, S.Ag, M.Si.

Pada sesi pertama, Dra. Hj. Charissatunniswah, M.Pd.I., selaku pengawas madrasah di lingkungan Kankemenag Sleman, menjelaskan setiap guru harus memenuhi standar yang telah ditetapkan dalam dunia pendidikan. Jika sebelumnya terdapat delapan Standar Nasional Pendidikan, maka ditahun 2020 ini berubah menjadi empat standar utama.” Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020 memuat empat standar utama yaitu, mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru, dan manajemen sekolah, sedangkan fungsi dari Standar Nasional Pendidikan ini adalah sebagai dasar dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan untuk mewujudkan pendidikan nasional yang berkualitas” ujarnya.

Lebih lanjut, Charissatunniswah menjelaskan administrasi mengajar, sebagai salah satu komponen yang penting  dalam penilaian IASP 2020, dimana terdapat perubahan dalam penyusunan administrasi guru, seperti contohnya penyusunan materi pembelajaran.”Dalam penyusunan materi pemebelajaran, setiap guru harus mengacu pada Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) yang tertuang dalam Permendikbud nomor 37 tahun 2018”ujar pengawas yang meraih gelar Pengawas Teladan Nasional tersebut.

Hj. Heni Wahyu Widayati, S.Ag, M.Si. sebagai narasumber kedua, mengangkat materi tentang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Seperti yang telah diketahui, Mendiknas telah mengeluarkan Surat Edaran nomor 14 tahun 2019 tentang Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)..”Terdapat beberapa informasi penting dalam surat edaran tersebut, diantaranya RPP dibuat dengan efektif, efisien dan berorientasi pada murid, komponen RPP wajib memuat tiga komponen inti, yaitu tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran dan penilaian pembelajaran, kemudian guru dapat mengembangkan RPP secara mandiri untuk keberhasilan belajar murid, dan yang terakhir adalah RPP yang telah dibuat dapat digunakan dengan ketentuan poin – poin diatas termuat”ujar pengawas Pendidikan Agama Islam Kabupaten Sleman tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Heni Wahyu menggunakan metode Mind Map Learning, dimana peserta sosialisasi dibagi dalam beberapa kelompok untuk kemudian mendiskusikan dan memetakan informasi penting dalam surat edaran tersebut dan mempresentasikan hasil diskusi kepada kelompok lain. Penggunaan metode tersebut menjadikan jalannya sosialisasi menjadi menarik bagi para guru MTsN 8 Sleman.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Madrasah, Jazim Kholis, S.Ag. menegaskan, kegiatan tersebut diselenggarakan guna meningkatkan keprofesionalan dan mutu guru MTsN 8 Sleman.”Kami senantiasa berkomitmen untuk terus meningkatkan keprofesionalan dan mutu guru, salah satunya dengan mengadakan sosialisasi ini, apabila mutu seorang guru itu baik maka secara otomatis mutupendidikan dan pembelajaran juga akan terangkat.”tandasnya(imm)