MTsN 8 Sleman Siap Sukseskan Garda Kagum dan Sipanjat Padi

Sleman (MTsN 8 Sleman) – Memasuki hari kedua dalam rangkaian Peringatan Hari Guru Nasional 2020, Kanwil Kementerian Agama D.I. Yogyakarta melalui Bidang Pendidikan Madrasah meluncurkan Gerakan Pemberdayaan Komunitas Guru Madrasah (Garda Kagum) serta launching Aplikasi Pelaporan Belanja Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk Pengembangan Diri (Sipanjat Padi). Pada kesempatan tersebut, Direktur GTK Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Muhammad Zain berkesempatan me-launching secara virtual dari Jakarta.

Kegiatan peluncuran Garda Kagum dan Sipanjat Padi dipusatkan di aula MAN 1 Yogyakarta dihadiri oleh Kakanwil Kemenag DIY, Drs. H. Edhi Gunawan,M.Pd.I, Kabid Dikmad, Muntholib, S.Ag., M.S.I beserta jajaran Kakankemenag Kabupaten/Kota, Kasi Dikmad Kabupaten/Kota, Pengawas dan Ketua Kelompok Kerja Madrasah.

Sedangkan seluruh guru dan Kepala Madrasah di seluruh DIY mengikuti peluncuran secara virtual melalui aplikasi Zoom, seperti yang tampak di MTsN 8 Sleman juga berkesempatan mengikuti peluncuran program tersebut secara virtual di aula madrasah, Selasa (24/11/2020).

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag DIY, Drs. H. Edhi Gunawan, M.Pd.I mengatakan perlunya beberapa hal untuk dapat mengawal dan mensukseskan program Garda Kagum dan Sipanjat Padi. “Yang pertama tentu sosialisai harus gencar dilaksanakan ke seluruh madrasah, kemudian masukan dari pengawas, kepala madrasah, guru dan para ahli untuk menetukan formulasi yang tepat,” ujar Edhi Gunawan.

“Kemudian juga harus terdapat panduan atau SOP dalam rangka untuk pelaksaan program ini, dan yang terakhir dilakukan evaluasi untuk peningkatan mutu program tersebut,” tambahnya.

Sebelumnya, Kabid Dikmad Muntholib,S.Ag.,M.S.I menandaskan aplikasi Sipanjat Padi merupakan inovasi yang bertujuan untuk menjawab salah satu problem pendidikan dimana pemberian TPG belum ada pengaruh yang signifikan terhadap kualitas pendidikan. “Inovasi aplikasi Sipanjat Padi yang dihasilkan Bidang Dikmad Kanwil Kemenag DIY bertujuan dalam rangka meningkatkan profesionalitas guru madrasah yang pada akhirnya meningkatkan mutu pendidikan madrasah se-DI Yogyakarta,” tandas Muntholib.

Pada kesempatan tersebut, launching disampaikan oleh Direktur GTK Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Muhammad Zain secara virtual. “Saya mengucapkan selamat kepada Kanwil Kemenag DIY yang telah melaunching Garda Kagum yang merupakan kelanjutan dari program Kementerian Agama dan aplikasi Sipanjat Padi yang semoga menjadi perubahan mindset, bahwa sertifikasi selain untuk kesejahteraan guru juga untuk peningkatan profesionalisme. Semoga hal ini bisa menjadi pilot projecting di daerah lain.” ujar Muhammad Zain.

Sementara itu, usai mengikuti launching Garda Kagum dan Sipanjat Padi, Kepala MTsN 8 Sleman beserta para guru langsung menginstal aplikasi Sipanjat Padi di perangkat seluler masing – masing. Jazim Kholis, S.Ag. berpesan kepada seluruh guru di madrasah untuk segera menindaklanjuti program tersebut. “Setelah dilaunching maka otomatis berlaku di wilayah kerja Kemenag DI Yogyakarta, MTsN 8 Sleman siap untuk mensukseskan, untuk itu segera ditindaklanjuti dan dilaksanakan sebaik – baiknya agar tidak ketinggalan dengan yang lainnya,” pesan Jazim.(imm)