MTsN 8 Sleman Konsisten Berikan Materi Keputrian Bagi Pelajar Putri

Sleman (MTsN 8 Sleman) – Salah satu bentuk pembiasaan untuk siswa MTsN 8 Sleman adalah jamaah sholat Duha, Zuhur, dan Jumat. Setiap pukul 06.40, bertempat di masjid Nurul Ummah MTsN 8 Sleman, anak-anak sudah bersiap-siap untuk melaksanakan sholat Duha dengan diimami oleh salah satu guru piket sholat. Kegiatan ini sudah menjadi rutinitas setiap hari, baik siswa laki-laki maupun perempuan. Namun, bagi siswa putri yang sedang berhalangan (tidak sholat), ada kegiatan tersendiri yang harus diikuti.

Kegiatan untuk para siswa putri yang tidak sholat adalah membaca Asmaul Husna dan Sholawat Nariyah yang dipimpin oleh salah satu guru piket putri. Kegiatan ini dilakukan untuk mengenalkan nama-nama Allah dengan cara dilagukan sehingga para siswi akan mudah menghafalnya. Selain kegiatan tersebut, pemberian materi keputrian juga diberikan kepada para siswi.

Materi keputrian diberikan kepada para siswi yang tidak sholat Jumat. Mereka diberikan pemahaman mengenai lama waktu haid yang normal, bagaimana jika haid melebihi batas normal, bagaimana menjaga kebersihan selama haid, bagaimana cara mandi besar, dan sebagainya. Materi itu ternyata sangat menarik bagi mereka yang masih minim mengenai fikih wanita.

“Ini menjadi materi yang sangat penting diberikan kepada anak-anak putri yang rata-rata mereka minim tentang ilmu tersebut,” ujar Diah Hamdiah, selaku guru agama. Agus Sholeh, S. Ag., selaku kepala madrasah, juga mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut. Diharapkan anak-anak putri bisa menerapkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari. (Ys)