MTsN 8 Sleman Adakan Workshop e-Learning Versi 2.0.0

Sleman (MTsN 8 Sleman) –  E-Learning sudah menjadi sebuah platform pembelajaran online yang sangat baik bagi guru maupun siswa madrasah, terlebih di era pandemi Covid-19 saat ini. Kementerian Agama melalui Direktorat KSKK telah meluncurkan aplikasi e-Learning untuk madrasah dari tingkatan Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah, sebagai bentuk jawaban atas tantangan pendidikan di era revolusi industri 4.0.

Untuk lebih memberikan bekal persiapan penggunaan aplikasi e-Learning madrasah kepada tenaga guru maka diadakanlah workshop penerapan e-Learning Madrasah Versi 2.0.0 pada hari Rabu – Kamis (12-13/08/2020) bertempat di ruang Aula yang diikuti oleh seluruh dewan guru beserta Kepala Madrasah.

 

Kepala Madrasah, Jazim Kholis, S.Ag. mengatakan, MTsN 8 Sleman sebagai salah satu madrasah negeri dibawah pembinaan Kemenag, ikut serta dalam memanfaatkan aplikasi yang sangat lengkap untuk melaksanakan KBM daring dan berharap setelah kegiatan workshop ini seluruh guru mampu memanfaatkan aplikasi e-learning madrasah dengan baik. “MTsN 8 Sleman akan berusaha maksimal untuk memanfaatkan e-learning secara online. Dengan di-online-kannya aplikasi elearning ini memberikan kemudahan baik bagi guru maupun siswa dalam menunjang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar,” ujar Jazim di saat pembukaan worksop e-Learning Madrasah.

Pada kesempatan yang sama, Waka Kurikulum, Drs. Muhammad Jafron menandaskan aplikasi e-Learning ini mampu menjawab kendala dalam PJJ di madrasah, dimana kemudahan penggunaan aplikasi menjadi salah satu kunci utama. “E-Learning Madrasah selain dapat digunakan guru mata pelajaran dan siswa dalam KBM juga dapat diakses oleh kepala madrasah, guru BK, operator madrasah dan wali kelas. Masing-masing memiliki user sendiri untuk masuk ke dalam aplikasi e-Learning Madrasah, kapanpun dan dimanapun,” tandasnya.

Kegiatan workshop elearning ini dipandu oleh Imam Taufiq, S.Kom selaku narasumber sekaligus salah satu tim IT MTsN 8 Sleman. Dalam pemaparannya, Imam menyampaikan ada beberapa fitur yang terdapat dalam e-Learning Madrasah, diantaranya Kelas Online, fitur kelas online berisi konten mulai dari awal proses pembelajaran, pembuatan standar kompetensi, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), kriteria ketuntasan minimum (KKM), materi pembelajaran, jurnal guru, pengolahan penilaian harian, ujian berbasis komputer (CBT) hingga pengolahan nilai rapor.

Kemudian terdapat pula fitur Forum Madrasah, , dalam fitur ini siswa dan guru dapat dengan mudah berbagi ide dan membuka forum diskusi karena di dalamnya terdapat media sosial untuk saling berkomunikasi antara guru dan siswa. User juga dapat saling berkomentar dan berbagi ide atau gagasan dalam fitur chat. Kemudian fitur Konsultasi BK, dapat menjadi sarana konsultasi setiap siswa tentang layanan Orientasi,Informasi,Pembelajaran maupun yang lainnya.

“Fitur e-Learning sangat lengkap sebagai sarana PJJ, guru dapat membuat administrasi, memberikan materi pelajaran, membuat ujian online, kemudian mengolah nilai dalam satu “wadah”, dan RPP yang dihasilkan dalam aplikasi ini juga RPP 1 lembar,” paparnya.

“Dan yang terbaru pada versi 2.0 ini e-Learning sudah menyediakan fitur Video Conference untuk melengkapi fitur yang telah ada, sehingga membuat pembelajaran lebih variatif bagi para siswa” tambah guru TIK tersebut.

Dari paparan narasumber terlihat seluruh guru yang mengikuti kegiatan dengan sangat antusias untuk  benar-benar bisa memanfaatkan e-Learning itu dengan baik, ini dibuktikan dengan banyaknya guru yang bertanya tentang beberapa menu yang ada di aplikasi tersebut.(imm)

 

*Tetap Sehat dan Semangat*

*#LawanCovid-19*