Kakan Kemenag Sleman Sampaikan Empat Indikator Moderasi Beragama Di MTsN 8 Sleman

Sleman, (MTsN 8 Sleman) – MTsN 8 Sleman mengadakan kegiatan pembinaan moderasi beragama sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai toleransi di kalangan guru dan pegawai. Acara yang berlangsung di Aula pada tanggal 15 Mei 2024 ini dihadiri oleh seluruh guru, dan staf MTsN 8 Sleman.

Kakan Kemenag (Kepala Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Sleman H. Sidik Pramono, S.Ag., M.SI. sebagai nara sumber dalam kegiatan ini, Beliau menyampaikan empat indikator moderasi beragama. Moderasi Beragama bukan hal absurd yang tak bisa diukur. “Keberhasilan Moderasi Beragama dalam kehidupan masyarakat Indonesia dapat terlihat dari tingginya empat indikator utama berikut ini serta beberapa indikator lain yang selaras dan saling bertautan”, terangnya.

Empat Indikator itu sebagai berikut :

  1. Komitmen kebangsaan (Penerimaan terhadap prinsip-prinsip berbangsa yang tertuang dalam konstitusi: UUD 1945 dan regulasi di bawahnya)
  2. Toleransi (Menghormati perbedaan dan memberi ruang orang lain untuk berkeyakinan, mengekspresikan keyakinannya, dan menyampaikan pendapat. Menghargai kesetaraan dan sedia bekerjasama)
  3. Anti kekerasan (Menolak tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan, baik secara fisik maupun verbal, dalam mengusung perubahan yang diinginkan)
  4. Penerimaan terhadap tradisi (Ramah dalam penerimaan tradisi dan budaya lokal dalam perilaku keagamaannya, sejauh tidak bertentangan dengan pokok ajaran agama)
  5. Sidik Pramono, S.Ag., M.SI., menambahkan pentingnya moderasi dalam kehidupan beragama serta cara-cara praktis menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari

Acara ini juga dimeriahkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana guru dan pegawai dapat bertanya langsung kepada narasumber mengenai berbagai isu seputar moderasi beragama. Melalui sesi ini, diharapkan guru dan pegawai dapat lebih memahami konsep moderasi beragama dan bagaimana menerapkannya dalam lingkungan madrasah maupun di lingkungan masyarakat.[hm8]