Sleman (MTsN 8 Sleman) — Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya dan Prakarya Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaksanakan musyawarah pengurus dan pemilihan pengurus baru periode 2026–2028 pada Kamis, 08 Januari 2026, bertempat di MTsN 1 Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 38 guru Seni Budaya dan Prakarya dari berbagai MTs negeri dan swasta di wilayah DIY.
Musyawarah pengurus ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan MGMP yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus melaksanakan regenerasi organisasi agar MGMP Seni Budaya dan Prakarya MTs se-DIY dapat kembali berjalan secara aktif, terprogram, dan berkelanjutan dalam memfasilitasi pengembangan profesionalisme guru.
Dalam forum musyawarah, Randat Pratikawa, S.Pd., Ketua MGMP periode sebelumnya menyampaikan laporan singkat sekaligus permohonan maaf kepada seluruh anggota atas belum optimalnya pelaksanaan kegiatan MGMP selama tahun 2025. Keterbatasan waktu dan kesibukan masing-masing pengurus menjadi salah satu faktor yang menyebabkan belum terlaksananya program kerja secara maksimal.
“Kami mohon maaf apabila sebagai pengurus belum dapat menjalankan kegiatan MGMP secara maksimal, khususnya selama tahun 2025 yang belum dapat melaksanakan kegiatan karena kesibukan masing-masing,” ungkap Randat dalam forum musyawarah.
Setelah penyampaian laporan dan evaluasi kepengurusan, forum kemudian menyepakati dilaksanakannya pemilihan pengurus baru MGMP Seni Budaya dan Prakarya MTs se-DIY untuk masa bakti 2026–2028. Pemilihan pengurus dilakukan dengan teknik musyawarah mufakat, yaitu dengan menunjuk langsung calon-calon ketua yang dinilai memiliki komitmen, integritas, serta kesiapan untuk mengelola organisasi MGMP ke depan. Seluruh peserta MGMP memberikan persetujuan terhadap hasil musyawarah tersebut.
Berdasarkan hasil musyawarah, ditetapkan susunan pengurus MGMP Seni Budaya dan Prakarya MTs se-DIY periode 2026–2028. Randat Pratikawa, S.Pd., dari MTsN 7 Sleman terpilih kembali menjadi ketua dan Sargiono, S.Pd., dari MTsN 10 Sleman sebagai wakil ketua. Pengurus baru diharapkan mampu menyusun dan melaksanakan program kerja MGMP yang lebih terarah, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan guru Seni Budaya dan Prakarya di madrasah, termasuk dalam pengembangan pembelajaran berbasis seni, kreativitas, serta penguatan karakter peserta didik.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, MGMP Seni Budaya dan Prakarya MTs se-DIY diharapkan dapat semakin memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar guru, menjadi wadah berbagi praktik baik pembelajaran, serta berkontribusi aktif dalam peningkatan mutu pendidikan seni budaya dan prakarya di lingkungan madrasah. (nss)
Tinggalkan Komentar