Sleman (MTsN 8 Sleman) — Kementerian Agama Kabupaten Sleman khususnya pada Seksi Pendidikan Madrasah menyelenggarakan kegiatan Membaca Cerdas sebagai upaya peningkatan minat dan kemampuan literasi di kalangan pelajar. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni pada Minggu (15/11/2025) dan Sabtu (16/11/2025), bertempat di Kantor Kemenag Kabupaten Sleman.
Pelatihan yang dirancang untuk memperkenalkan teknik membaca efektif dan strategi pemahaman bacaan itu diikuti oleh siswa dari berbagai madrasah di wilayah Sleman mulai dari MI, MTs, dan MA. Di antara peserta tersebut, terdapat enam siswa dari MTsN 8 Sleman yang turut berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.
Acara dibuka secara resmi oleh Drs. H. Tulus Dumadi, M.A selaku Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Dikmad). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya membekali generasi muda dengan kemampuan literasi yang baik agar mampu menghadapi arus informasi yang semakin cepat dan kompleks.
“Semoga setelah mengikuti pelatihan ini, para siswa memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memahami bacaan,” ujar Tulus dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Kemenag Sleman dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pada aspek literasi.
“Pelatihan ini adalah upaya kami untuk meningkatkan literasi anak-anak. Selain itu, kegiatan ini juga melatih kepercayaan diri mereka melalui proses belajar yang aktif,” imbuhnya.
Kegiatan Membaca Cerdas menghadirkan narasumber Suyadi, S.Pd., Cht., yang dikenal sebagai praktisi pendidikan dan fasilitator pengembangan kemampuan membaca. Dalam paparannya, Suyadi memperkenalkan berbagai metode membaca cepat, teknik memahami konten bacaan secara menyeluruh, serta strategi memilah informasi penting di tengah melimpahnya data dan teks di era digital.
Peserta tampak antusias mengikuti sesi demi sesi yang disajikan secara interaktif. Tidak hanya menerima materi, siswa juga diajak melakukan praktik langsung, berdiskusi kelompok, hingga mengikuti beberapa simulasi untuk mengukur dan meningkatkan kemampuan membaca mereka. Suasana pelatihan menjadi semakin hidup ketika peserta mulai menerapkan metode yang diperkenalkan narasumber dalam berbagai jenis teks yang disediakan panitia.
Menurut sejumlah peserta, kegiatan ini memberi pengalaman baru tentang bagaimana membaca tidak hanya sekadar memahami kata demi kata, tetapi juga melatih kecepatan, ketelitian, dan kemampuan mengambil inti informasi dari suatu bacaan. Keikutsertaan siswa MTsN 8 Sleman dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penguatan budaya literasi di lingkungan madrasah.
“Saya sangat senang terpilih sebagai siswa yang dikirimkan madrasah untuk mengikuti pelatihan ini. Semoga bisa membawa manfaat bagi saya maupun teman-teman di Madrasah nantinya,” ungkap Shakila, salahsatu siswa kelas 7C dari MTsN 8 Sleman yang turut menjadi peserta pelatihan ini.
Melalui kegiatan seperti Membaca Cerdas, Kementerian Agama Kabupaten Sleman berharap dapat terus mendorong terciptanya generasi pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan literasi yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. (nss)
Tinggalkan Komentar