Sleman (MTsN 8 Sleman) – Kegiatan Pengajian Rutin Triwulan Keluarga Besar MTs Negeri 8 Sleman yang digelar pada Ahad (12/10/2025) di kawasan wisata Rowo Jombor, Klaten, mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Komite MTsN 8 Sleman, Drs. Iskak Haryanto. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga sekaligus syukur atas kekompakan dan semangat kebersamaan yang terus terjaga di lingkungan madrasah. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi wujud nyata sinergi antara guru, pegawai, dan komite dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat nilai spiritual di tengah kesibukan dunia pendidikan.
Drs. Iskak Haryanto menegaskan bahwa jalinan silaturahmi antara keluarga besar MTsN 8 Sleman harus senantiasa dijaga dan dirawat, karena dari hubungan yang harmonis inilah akan tumbuh semangat kebersamaan dalam bekerja dan mengabdi. “Kekompakan yang terjalin hari ini adalah modal utama bagi kemajuan madrasah. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin mempererat persaudaraan di antara kita semua,” tuturnya penuh semangat.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan pesan penting tentang peran generasi muda sebagai penerus perjuangan dalam dunia pendidikan. “Generasi muda akan menggantikan kita kelak, maka mereka harus diopeni dengan sebaik-baiknya, terutama dalam hal pembentukan karakter dan pembelajaran di madrasah,” ujar Iskak Haryanto. Beliau mengingatkan bahwa keberhasilan madrasah tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan membentuk generasi berakhlak mulia dan berjiwa sosial tinggi.
Lebih lanjut, Ketua Komite menekankan pentingnya 8 dimensi profil lulusan yang harus menjadi pegangan utama bagi guru dalam menjalankan tugasnya. Ia mengajak seluruh pendidik untuk senantiasa menanamkan nilai-nilai karakter, kemandirian, tanggung jawab, serta keterampilan abad 21 kepada peserta didik. “Guru memiliki peran besar dalam menyiapkan siswa menjadi pribadi yang unggul dan siap menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.
Selain itu, Drs. Iskak Haryanto juga menyoroti pentingnya kolaborasi dan komunikasi antara guru, siswa, serta seluruh elemen madrasah. Menurutnya, kemampuan berkomunikasi harus diasah sejak dini agar siswa mampu menyampaikan gagasan, berinteraksi dengan baik, dan menjadi duta madrasah yang membanggakan. “Anak-anak perlu dilatih untuk berkomunikasi, salah satunya dalam upaya mempromosikan madrasah dan karya-karya mereka sendiri,” pesannya.
Apresiasi dari Ketua Komite ini menjadi bentuk dukungan moral yang kuat bagi seluruh warga MTsN 8 Sleman. Beliau mengharapkan agar kegiatan pengajian triwulan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan madrasah yang unggul dan berkarakter.
Kegiatan pengajian yang berlangsung di Rowo Jombor ini juga dihadiri oleh seluruh guru, pegawai, dan jajaran komite madrasah. Suasana penuh keakraban terasa sejak awal hingga akhir acara. Selain diisi tausiyah dan doa bersama, kegiatan juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antarwarga madrasah dalam suasana santai dan kebersamaan.
Dengan semangat kebersamaan yang terjalin, Ketua Komite berharap MTsN 8 Sleman akan terus tumbuh sebagai lembaga pendidikan yang berprestasi, berkarakter, dan menjadi teladan bagi madrasah lain. “Madrasah ini telah menunjukkan semangat luar biasa dalam membangun kebersamaan. Mari kita lanjutkan semangat ini demi kemajuan MTsN 8 Sleman yang kita cintai bersama,” pungkasnya. (adp)
Tinggalkan Komentar