Sleman (MTsN 8 Sleman) – Suasana kemah budaya MTsN 8 Sleman semakin semarak dengan digelarnya kegiatan Fashion Show Busana Nusantara pada Rabu malam (18/06/2025) di Bumi Perkemahan Banyunibo, Prambanan, Sleman. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara Kemah Budaya yang diselenggarakan sejak Selasa (16/06) hingga Kamis (18/06), mengusung tema “Tumbuh dalam Iman, Bersatu dalam Perbedaan, dan Bersinar untuk Nusantara.”
Fashion show ini diikuti oleh perwakilan siswa putra dan putri bak Dimas Diajeng dari setiap kelas VII. Mereka tampil bak model profesional mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Jawa klasik dan modern, Bali, hingga Kalimantan. Para peserta berjalan dengan penuh percaya diri dan menampilkan pose terbaik mereka di “catwalk” berhiaskan lilin dan balon, yang telah didekorasi secara kreatif oleh para Dewan Penggalang.
Acara semakin meriah saat para peserta menyelesaikan sesi parade bersama di akhir kegiatan. Tepuk tangan dan sorak-sorai dari teman-teman, Pembina Pramuka, Dewan Pengglang dan guru mengiringi setiap langkah mereka. Kegiatan ini berhasil menghadirkan semangat kebhinekaan dan kecintaan terhadap budaya Nusantara dalam balutan kegiatan Pramuka yang mendidik dan menyenangkan.
Salah satu peserta, Justice Radinka Andrelenno dari kelas 7A, mengaku bangga bisa ikut serta meskipun ini adalah pengalaman pertamanya tampil dalam fashion show. “Awalnya nervous banget, tapi karena dukungan teman-teman dan latihan sebelumnya, aku berusaha tampil maksimal,” tuturnya dengan penuh semangat.
Lomba fashion show ini dinilai langsung oleh Anita Dwi Astuti, S.Pd., guru batik MTsN 8 Sleman sekaligus pembina tim fashion show batik ciprat madrasah. Dalam komentarnya, ia mengaku sangat terkesan dengan penampilan para siswa. “Saya sangat senang melihat antusiasme dan bakat-bakat modelling dari para siswa. Beberapa dari mereka memiliki potensi luar biasa. Ke depan, saya ingin mengajak mereka bergabung dalam tim fashion show madrasah agar bisa tampil di event-event luar,” ungkap Anita dengan antusias.
Waka Humas MTsN 8 Sleman, Hj. Rini Sri Hastuti, S.Pd., turut memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan ini. “Fashion Show Busana Nusantara ini bukan sekadar hiburan, tapi juga edukasi budaya yang menyenangkan. Kami ingin menanamkan kebanggaan siswa terhadap keberagaman budaya Indonesia sekaligus melatih kepercayaan diri dan kreativitas mereka,” ujarnya.
Kemah Budaya MTsN 8 Sleman Tahun 2025 sendiri diikuti oleh 181 peserta yang terdiri dari siswa kelas VII, didampingi oleh 37 panitia termasuk guru, pembina madrasah, dan pembina luar. Kegiatan ini menjadi wadah pembentukan karakter, pengembangan bakat, dan penguatan nilai-nilai kebudayaan serta kebangsaan bagi para peserta didik.
Fashion Show Busana Nusantara menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter dan pelestarian budaya dapat dikemas secara menarik, kreatif, dan inspiratif. Kegiatan ini pun meninggalkan kesan mendalam, tidak hanya bagi peserta, tetapi juga seluruh warga madrasah yang hadir dan mendukung kemeriahan acara. (idw)
Tinggalkan Komentar