Sleman (MTsN 8 Sleman) – MTsN 8 Sleman terus memantapkan langkah menuju akreditasi madrasah dengan melaksanakan pembinaan intensif yang dilakukan oleh lima Pengawas Madrasah Kemenag Sleman pada Rabu (11/09/2024) di Aula MTsN 8 Sleman. Pembinaan ini bertujuan untuk mempersiapkan madrasah dalam menghadapi proses akreditasi yang dijadwalkan pada bulan Oktober mendatang.
Lima pengawas yang hadir dalam pembinaan tersebut adalah Dra. Ida Uswatun Hasanah, Dra. Sri Wahyuni, MA, Nur Wahyudin Al Azis, S.Pd., M.Pd., Drs. Mujiyono, M.Pd.I., dan Tri Wahyuni, S.Pd. Mereka melakukan simulasi pengecekan dokumen serta visitasi untuk memastikan bahwa setiap komponen yang diuji sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Tiga komponen utama yang diuji dalam pembinaan ini meliputi: Kinerja Pendidik dalam Mengelola Proses Pembelajaran yang Berpusat pada Peserta Didik, Kepemimpinan Kepala Satuan Pendidikan dalam Pengelolaan Satuan Pendidikan, serta Iklim Lingkungan Belajar.
Kepala MTsN 8 Sleman, Agus Sholeh, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para pengawas dapat memberikan saran perbaikan secara menyeluruh. “Dengan saran yang diberikan, kami berharap dapat mempersiapkan madrasah dengan lebih optimal sehingga dapat mencapai hasil terbaik dalam akreditasi nanti,” ujar Agus. Agus Sholeh juga berharap bahwa melalui persiapan yang matang ini, MTsN 8 Sleman tidak hanya mampu mencapai akreditasi dengan predikat unggul, tetapi juga semakin meningkatkan reputasi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas dan berintegritas.
Selain pengecekan dokumen, Dra. Ida Uswatun Hasanah dan Dra. Sri Wahyuni juga melakukan penilaian terhadap proses pembelajaran di kelas bersama guru model, memastikan bahwa pembelajaran berjalan efektif dan berpusat pada peserta didik. Sementara itu, Nur Wahyudin Al Azis, S.Pd., M.Pd. melakukan simulasi wawancara bersama siswa dan orang tua, untuk mengevaluasi aspek partisipasi serta dukungan keluarga dalam pendidikan dan Drs. Mujiyono, M.Pd.I melakukan pengecekan survei lingkungan belajar secara langsing. Di sisi lain, Tri Wahyuni, S.Pd. melakukan pengecekan dokumen komponen kepemimpinan secara mendetail dan menyeluruh, memastikan bahwa manajemen kepemimpinan di MTsN 8 Sleman berjalan sesuai standar akreditasi.
Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan MTsN 8 Sleman dapat mempersiapkan diri secara maksimal dan mencapai hasil yang optimal dalam akreditasi mendatang. Selain itu, melalui saran-saran yang diberikan oleh para pengawas, seluruh elemen madrasah—baik tenaga pendidik, staf, maupun siswa—diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, manajemen, dan lingkungan sekolah secara berkesinambungan. (idw)
Tinggalkan Komentar