Semangat Tinggi Lomba Memasak Ditunjukkan Peserta Kemah Budaya MTsN 8 Sleman

Sleman (MTsN 8 Sleman) – Peserta Kemah Budaya MTsN 8 Sleman mengikuti lomba memasak bubur atau jenang pada Senin (10/6/2024). Lomba ini akan diadakan di tenda masing-masing peserta, dan hasilnya nanti akan disajikan ke pendopo di Banyunibo. Suasana terasa lebih intim dan hangat ketika para kontestan mulai mengolah bahan yang telah disiapkan. Setiap regu terdiri dari dua orang yang harus bekerja sama untuk menciptakan bubur atau jenang terbaik. Dengan antusiasme yang tinggi, para peserta mulai mempersiapkan bahan-bahan dan strategi memasak mereka.

Dra. Hj. Hartini mengatakan bahwa “panitia lomba telah menetapkan beberapa kriteria penilaian yang harus diperhatikan oleh peserta, termasuk rasa, tekstur, kreativitas, dan penyajian. Para peserta diharapkan bisa memadukan tradisi dan inovasi dalam hidangan mereka, sehingga mampu menghadirkan cita rasa yang autentik namun tetap memiliki sentuhan modern. Bahan-bahan lokal menjadi sorotan utama dalam lomba ini, sebagai upaya untuk mengangkat potensi kuliner daerah”, terangnya.

Selain persiapan teknis, para peserta juga mempersiapkan diri secara mental. Kekompakan tim menjadi kunci utama untuk meraih kemenangan. Banyak regu yang sudah mulai berlatih bersama sejak jauh hari, membangun chemistry dan membagi tugas dengan jelas. Tak sedikit yang melakukan simulasi lomba di rumah atau di tempat latihan, demi mencapai kesempurnaan pada hari perlombaan nanti.

Kaila kelas 7D salah satu pserta menyampaikan bahwa regunya akan membuat bubur kacang hijau.  Bahan dasar dari bubur kacang hijau adalah kacang hijau yang direbus  sampai halus.  Disela kesibukannya memasak, Kaila mempraktikkan cara membuatbubur kacang hijau dengan cekatan.  “Kacang hijau ini sudah saya rendam selama 8 jam agar nanti saat memasak bisa matang dengan sempurna.  Mudah-mudahan hasil ini nantinya lebih baik dan bisa dinikmati oleh tim penilai dan anggota lain yang sedang mengikuti wide game”, terangnya.

Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, lomba memasak bubur atau jenang pada Senin ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan meriah. Para peserta siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka, dan panitia siap menyambut mereka dengan berbagai kejutan menarik. Seluruh pihak berharap, acara ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus melestarikan dan mengembangkan kuliner tradisional Indonesia. (hm8)