Pembelajaran Akhlak Mulia, Siswa MTsN 8 Sleman Berlatih Tradisi Sungkeman

Sleman (MTsN 8 Sleman) – Lebaran adalah momen untuk saling memaafkan, bersilaturrahim dengan sanak famili, handai taulan, rekan-rekan dan segenap orang yang kita kenal. Salah satu tradisi yang tidak bisa dilepaskan saat mengisi hari-hari lebaran adalah sungkeman.

Mempersiapkan hal tersebut, siswa – siswi kelas 7 MTsN 8 Sleman pun mendapat pembelajaran tata cara sungkeman yang baik dan benar. Kegiatan pelatihan dilangsungkan di ruang  PTSP Madrasah, Rabu (06/04/2022).

Waka Kesiswaan Drs. Muhammad Ali Nursalim, M.Pd.I. menjelaskan tradisi sungkeman biasanya dilakukan oleh anak ke hadapan orang tua atau keluarga yang lebih tua untuk menunjukkan tanda bakti dan rasa terima kasih atas bimbingan dari lahir sampai dewasa.

“Tujuan sungkeman saat Idul Fitri selain untuk menghormati juga sebagai permohonan maaf dari segala perbuatan buruk yang pernah dilakukan,” ujar Ali Nursalim.

“Sungkeman menunjukkan kesopan santunan orang yang masih muda. Tak bisa dipungkiri bahwa sungkeman menjadi salah satu cara untuk mendekatkan hubungan antara anak dengan orang tuanya, atau antara orang muda dengan orang tua,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, para siswa diajarkan tata cara untuk melakukan sungkeman, dimana para guru akan berada di posisi duduk, sementara siswa akan berada dalam posisi seperti bersimpuh sambil mengucapkan permintaan maaf, mohon doa restu serta mengucapkan selamat Idul Futri dalam bahasa Jawa halus kromo inggil.

Lebih lanjut, Ali Nursalim berharap melalui kegiatan pelatihan sungkeman tersebut membawa dampak positif kepada siswa. Yakni sifat menghargai, sopan santun, dan menghormati orangtua maupun guru. Karena dengan doa restu orangtua maupun guru sebagai salah satu tangga kesuksesan bagi para siswa.(imm)