Metode Pembelajaran Tutor Sebaya pada Pelajaran Batik di MTs N 8 Sleman

Sleman (MTs N 8 Sleman) – Menuju kesuksesan pembelajaran di sekolah tidak semata mata ditangan guru, melainkan bisa melalui siswa dengan model pembelajaran tutor sebaya. Selain merasa lebih luwes karena didampingi oleh temannya sendiri, juga tidak ada lagi dimensi membatasi karena kalau dengan guru dimungkinkan siswa merasa canggung, sungkan, bahkan kurang percaya diri.

Anita Dwi Astuti, S.Pd. salah satu guru mata pelajaran batik menerapkan metode tutor sebaya pada Kamis (31/8/2023) dengan tujuan agar siswa dapat efisien dan efektif dalam proses pembelajaran, dalam hal ini praktek pewarnaan pada kain batik.

Dalam menerapkan metode tutor sebaya Anita memulai dengan mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan siswa dalam satu kelas untuk praktek pewarnaan pada mata pelajaran batik. “Siswa yang dapat memahami dengan baik materi yang saya berikan selanjutnya ditunjuk menjadi tutor bagi teman-teman sekelasnya.

Sebagai tutor teman sebaya tidak hanya mampu dalam hal materi tetapi juga perlu memiliki kepercayaan diri yang baik, selanjutnya saya tinggal mengawasi jalannya proses membatik. Terbukti siswa yang menjadi tutor mampu meluapkan semangat pembelajaran di kelas, terlebih lagi ada nilai tambah yang diberikan jadi semakin mendorong untuk menyukseskan pembelajaran tanpa ada rasa terbebani,” jelas Anita. (iks)