Kerjasama dengan  PT XL Axiata, Tbk., MTsN 8 Sleman Bagikan Kartu Perdana Gratis ke Seluruh Siswa dan Guru

Sleman (MTsN 8 Sleman) –  MTsN 8 Sleman terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran jarak jauh ( PJJ ) di masa pandemi sekarang ini. Terbaru, pihak madrasah melakukan kerjasama dengan PT XL Axiata, Tbk., kerjasama tersebut berupa pembagian kartu perdana yang akan dibagikan kepada seluruh siswa dan guru di MTsN 8 Sleman.

Sebagai tindak lanjut Surat Perjanjian Kerjasama antara Direktur KSKK Madrasah dengan PT. XL Axiata, Tbk dengan nomor B.1922/Dt.I.I/KS.01.7/09/2020 dan nomor 062/XL/X/2020 tanggal 14 September 2020 tentang pemanfaatan layanan telekomunikasi dan informasi lainnya untuk mendukung program madrasah digital pembelajaran jarak jauh.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program PT XL Axiata dari pusat, yaitu program Merdeka Belajar Online. Dalam bantuan kartu perdana berikut terdapat fasilitas kuota internet sebesar 30 GB yang digunakan untuk mendukung kegiatan e learning antara lain berupa aplikasi zoom, Microsoft Teams. Google Classroom, Googlemeet, Google hangout, Ruang Guru, Zenius, Udemy, dan Sekolahmu. Juga ada tambahan bagi pengguna baru maupun lama kuota special sebesar 55 GB, terdiri dari 15 GB kuota utama ditambah 40 GB kuota untuk aplikasi chat.

Mewakili Kepala Madrasah saat penyerahan kartu perdana, Selasa (15/09/2020), Wakil Kepala MTsN 8 Sleman Bidang Kesiswaan, Drs. Muhammad Ali Nursalim, M.Pd.I. menyambut baik kerjasama ini. Diharapkan dengan adanya bantuan kartu perdana beserta kuotanya bisa membuat pembelajaran jarak jauh (PJJ) di MTsN 8 Sleman semakin lancar.

“Semoga kerjasama yang baik ini dapat berjalan lancar. Semua siswa tanpa terkecuali mampu belajar dengan baik.  Dan semoga semua prestasi anak mampu terdongkrak seiring lancarnya fasilitas internet untuk kegiatan pembelajaran,” ujar Ali Nursalim.

Keesokan harinya, kartu perdana langsung didistribusikan kepada seluruh siswa dan guru agar langsung bisa dimanfaatkan. Seluruh siswa diundang dengan cara bergantian hadir di madrasah dengan protokol kesehatan yang dijaga ketat.(imm)